nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sejumlah Negara Lakukan Screening di Bandara untuk Cegah Virus Korona

Selasa 21 Januari 2020 09:26 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 21 18 2155863 sejumlah-negara-lakukan-screening-di-bandara-untuk-cegah-virus-korona-0ybtVi1kv1.jpg Cegah penyebaran virus korona, alat pengukur suhu tubuh dipasang di bandara-bandara. (Foto: Getty Images/BBC News Indonesia)

SEJUMLAH ahli kesehatan Inggris memperkirakan jumlah pengidap virus hampir 1.700 orang. Para pejabat China mengatakan tidak ditemukan kasus penyebaran virus dari satu manusia ke manusia lainnya. Sebaliknya, kata mereka, virus itu berasal dari hewan yang terinfeksi di pasar hasil laut dan hewan liar di Wuhan.

Kini Singapura dan Hong Kong melakukan screening terhadap penumpang pesawat yang terbang dari Wuhan, China.

Baca juga: Korban Tewas Virus Misterius Wuhan Dilaporkan Menjadi 2 Orang 

Pihak berwenang Amerika Serikat juga melakukan screening di Bandara San Fransisco, New York, dan Los Angeles dengan sasaran para penumpang yang menggunakan penerbangan langsung atau terhubung dengan Wuhan.

Kantor Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di China mengatakan analisis sementara bahwa virus itu berasal dari hewan yang terinfeksi dan tidak menyebar antarmanusia dianggap berguna serta membantu pihak berwenang membuat rencana penanganan wabah.

"Banyak yang perlu diketahui tentang virus baru corona," jelas pihak WHO, mengutip dari BBC News Indonesia, Selasa (21/1/2020).

Baca juga: China Yakin Bisa Kendalikan Virus Korona meski Sudah Menginfeksi 139 Orang dalam 2 Hari 

Hingga kini, lanjutnya, belum cukup terkumpul bukti untuk membuat kesimpulan pasti seputar virus, termasuk metode penyebaran dan sumbernya.

Peneliti dan petugas medis telah mengambil contoh virus dari beberapa pasien. Sampel itu juga sudah dianalisis di laboratorium.

Otoritas China dan WHO menyimpulkan bahwa virus ini merupakan korona. Korona adalah kelompok virus yang menyerang manusia. Enam di antaranya telah diketahui, sebelum kemunculan virus terbaru di Wuhan belakangan ini.

Baca juga: Cegah Virus Korona, Pemerintah Tingkatkan Kewaspadaan di Pintu Masuk Negara 

SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome), yang disebabkan virus korona, menjangkiti 8.098 orang di China sejak wabah itu meluas pada 2002. Tercatat 774 orang meninggal dunia akibat virus tersebut.

"Ada ingatan yang kuat tentang SARS, itulah asal sumber ketakutan. Namun, kami kini lebih siap menghadapi penyakit semacam itu," kata Josie Golding, lembaga penelitian kesehatan berbasis di London, Inggris.

Virus Korona dapat menyebabkan gejala mulai dari demam ringan yang dapat berujung pada kematian.

Baca juga: Pemerintah China Sebut Virus Korona Bisa Menular Antarmanusia 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini