nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Putra Mahkota Arab Saudi Dilaporkan Retas Ponsel Orang Terkaya di Dunia

Rabu 22 Januari 2020 17:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 22 18 2156738 putra-mahkota-arab-saudi-dilaporkan-retas-ponsel-orang-terkaya-di-dunia-9Gu085xudb.jpg Pendiri Amazon.com, Jezz Bezos. (Foto/Reuters)

WASHINGTON – Media The Guardian melaporkan ponsel Jeff Bezos telah diretas setelah menerima pesan dari putra mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman. Dalam laporannya, media berbasis di Inggris itu mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.

Guardian melaporkan sebuah analisis forensik digital yang menunjukkan pencurian data dari telepon Bezos, yang menurut majalah Forbes adalah orang terkaya di dunia saat ini. Kekayaan Bezos saat ini sebesar USD114 miliar (sekiraRp1.600 triliun).

Peretasan ponsel pendiri Amazon.com Inc itu terjadi pada 2018, lapor Guardian. Peretasan terjadi melalui file video yang dikirim melalui WhatsApp dari nomor pribadi Mohammed bin Salman.

“Sejumlah data besar diekstraksi dari telepon Bezos dalam hitungan jam,” menurut laporan The Guardian, tetapi tidak merinci informasi data apa yang diretas.

Foto/Reuters

Laporan tersebut menunjukkan bahwa para pejabat Saudi telah memperoleh informasi pribadi Bezos sebelum The National Enquirer menerbitkan perselingkuhan Bezos.

Tim Bezos sendiri mulai menyelidiki ponsel yang diretas pada Januari 2019, setelah National Enquirer menerbitkan cerita yang mengungkap perselingkuhan Bezos.

Setelah cerita perselingkuhannya beredar, Bezos menulis di blog menuduh perusahaan induk The National Enquirer, American Media Inc (AMI), memerasnya dengan mengancam akan mempublikasikan gambar-gambar telanjang Bezos.

"Tentu saja saya tidak ingin foto-foto pribadi dipublikasikan, tetapi saya juga tidak akan berpartisipasi dalam praktik pemerasan mereka," tulis Bezos saat itu.

AMI membantah bahwa mereka memeras Bezos dan mengklaim bahwa para reporternya mendapat informasi perselinguhan Bezos dari saudara dari pacarnya.

Tetapi kepala keamanan Bezos, Gavin de Becker, mengatakan bahwa penyelidikan internal mengungkapkan bahwa Saudi "memiliki akses ke telepon Bezos dan mendapatkan informasi pribadi."

David Pecker, CEO AMI, dilaporkan memiliki hubungan dekat dengan Mohammed bin Salman sebelum cerita perselingkuhan Bezos dipublikasikan The National Enquirer.

Arab Saudi dan AMI sebelumnya membantah bahwa pejabat Saudi terlibat dalam publikasi The Enquirer tentang perselingkuhan Bezos.

Menurut Guardian, Bezos bisa menjadi target peretasan Saudi karena ia memiliki The Washington Post.

Media asal Amerika serikat itu sering menampung tulisan Jamal Khashoggi, jurnalis dan kolomnis asal Saudi yang sering mengkritik Mohamed bin Salman. Ia dibunuh pada Oktober 2018 di Konsulat Arab Saudi di Turki.

Badan Intelijen Amerika (CIA) menuding Mohamed bin Salman berada di belakang pembunuhan pembunuhan Khashoggi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini