nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wacana Khutbah Salat Jumat Diatur Pemerintah, Begini Respons Ridwan Kamil

CDB Yudistira, Jurnalis · Rabu 22 Januari 2020 14:13 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 22 525 2156613 wacana-khutbah-salat-jumat-diatur-pemerintah-begini-respons-ridwan-kamil-lxfQGGmpxG.jpg Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (Foto: Okezone)

BANDUNG - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengomentari wacana dari Kementrian Agama (Kemenag) terkait ceramah pada khutbah Jum'at, akan diatur oleh pemerintah.

Pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut mengatakan wacana itu harus disikapi secara mendalam.

"Setiap kebijakan harus dipahami secara mendalam," kata Emil, Rabu (22/1/2020).

Emil mengatakan di negara-negara Islam, hal tersebut bukanlah hal yang luar biasa. Namun wacana tersebut merupakan hal baru di Indonesia. Maka dari itu, Emil tidak menampik adanya pro dan kontra pada kebijakan tersebut.

"Kalau liat alasan pak Menteri, memang di negara-negara islam begitu, seperti di Abu Dhabi, Malaysia. Mungkin itu hal baru untuk Indonesia sehingga pasti ada pro kontra ada dinamika," katanya.

Terkait dengan wacana itupun, Emil mengaku belum mendapat arahan. Namun Emil berharap seluruh pihak dapat menerima setiap kebijakan-kebijakan baru.

Baca Juga: Pemerintah Wacanakan Atur Khutbah Salat Jumat di Kota Bandung

"Saya belum dapat arahannya. Tapi pada inti yang penting semua bisa menerima yah terhadap kebijakan-kebijakan baru. Dan nanti juga saya akan tanya secara jelas maksudnya apa saja belum jelas," ucapnya.

Jika nantinya wacana tersebut dijalankan, Emil meminta pihak Kemenag dapat mensosialisasikan hal tersebut secara baik kepada seluruh masyarakat.

"Karena bukan kewenangan ada di kami yah, namun di Kemenag tinggal bagaimana mensosialisasikan secara baik kepada mereka-mereka yang terdampak," pungkasnya.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini