Share

Belum Ada WNI di China yang Terinfeksi Virus Korona Wuhan

Rahman Asmardika, Okezone · Kamis 23 Januari 2020 13:55 WIB
https: img.okezone.com content 2020 01 23 18 2157160 belum-ada-wni-di-china-yang-terinfeksi-virus-korona-wuhan-HATrNoC5mk.jpg Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (Foto: Okezone/Kemenlu)

JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) menyatakan belum ada warga negara Indonesia (WNI) di China yang terjangkit wabah virus korona jenis baru yang menyebar di Kota Wuhan dan daerah-daerah sekitarnya.

Menurut data dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Beijing, terdapat 428 mahasiwa WNI di Kota Wuhan yang menjadi pusat wabah.

Sebagian besar, sekira 90 persen dari para mahasiswa tersebut sudah kembali ke Indonesia, karena libur Tahun Baru Imlek. Sementara di Beijing terdapat 1280 mahasiswa Indonesia, sedangkan di Shanghai ada 849 mahasiswa.

“90 persen mahasiwa di Wuhan dan sekitarnya sudah kembali ke indonesia karena libur sampai pertengahan Februari, karena libur lunar new year (Tahun Baru Imlek). Dari pihak KBRI sudah mendapatkan data kapan masuk kuliah dan terus berkoordinasi dengan pihak universitas masing-masing,” demikian disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi kepada media, Kamis (23/1/2020).

Baca juga: Virus Korona Tewaskan 17 Orang, Kemenkes RI Siagakan 100 RS Rujukan

Baca juga: China Berada di Tahap Paling Kritis untuk Mencegah dan Mengendalikan Virus Korona

Foto/Xinhua

Sejauh ini, menurut pantauan KBRI Beijing, tidak ada mahasiswa Indonesia atau WNI di China yang terinfeksi virus korona Wuhan.

“Juga ada WNI lain yang juga terpantau, dan dari pantauan KBRI Beijing belum ada informasi terjangkitnya WNI dari wabah yang sedang terjadi di China tersebut.”

Wabah virus korona baru ini telah menyebar dari Wuhan ke wilayah-wilayah sekitarnya bahkan ke beberapa negara lain, termasuk Jepang, Korea Selatan, Australia dan Amerika Serikat (AS).

Laporan terbaru menyebutkan ada lebih 500 kasus virus korona yang telah terkonfirmasi di seluruh dunia, dengan 17 orang meninggal dunia.

Virus ini menginfeksi paru-paru dan gejalanya dimulai dengan demam dan batuk. Gejala tersebut dapat berkembang menjadi sesak napas dan kesulitan bernafas.

Baca Juga: Peduli Pejuang Kanker, Donasi Rambut bersama Lifebuoy x MNC Peduli Tengah Berlangsung!

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini