Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Pegawai di BRI 2 Diisukan Kena Virus Korona, Menkes: Dia Hanya Radang Tenggorokan

Fadel Prayoga , Jurnalis-Kamis, 23 Januari 2020 |17:38 WIB
Pegawai di BRI 2 Diisukan Kena Virus Korona, Menkes: Dia Hanya Radang Tenggorokan
Menkes Terawan Langsung Mendatangi Gedung BRI 2 Terkait Ada Dugaan Pegawai Huawei yang Terjangkit Virus Korona (foto: Okezone/Fadel P)
A
A
A

JAKARTA - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menyambangi Gedung BRI, Jakarta. Kedatangannya untuk memastikan informasi salah satu karyawan Huawei yang berkantor di gedung diduga terjangkit virus korona.

Setelah melakukan pemeriksaan ke dalam gedung, Terawan memastikan bahwa kabar itu tidak benar. Ia menyebut kalau pegawai itu hanya mengalami penyakit radang tenggorokan, tidak seperti yang diberitakan sebelumnya.

Baca Juga: Dinkes DKI Telusuri Kabar Pegawai di BRI 2 Diduga Kena Virus Korona 

"Saya pastikan tidak ada. Dia hanya sakit tenggorokan biasa," kata Terawan di lokasi, Kamis (23/1/2020).

Menkes Terawan Datangi Gedung BRI 2 Untuk Mengecek Adanya Dugaan Pegawai Huawei Kena Virus Korona (foto: Okezone/Fadel P)	 

Ia menyebut pihaknya telah melakukan antisipasi dengan cara melakukan pendeteksian kepada setiap orang yang datang dari luar negeri, terutama yang berasal dari China.

"Antisipasi kita lakukan terus menerus," kata dia.

Ia mengajak kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga pola hidup sehat agar terhindar dari wabah penyakit mematikan tersebut.

"Kita berdoa bersama supaya tidak ada penyakit itu sampai masuk (Indonesia)," kata dia.

Baca Juga: Ada Pegawai Diduga Terjangkit Virus Korona, Ini Kata Huawei

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement