Pengawasan juga dilakukan kepada para turis China yang datang ke Tomohon, meski sebelumnya sudah dideteksi di Bandara namun sosialisasi di hadapan banyak turis tetap dilakukan. Imbauan juga diberikan kepada pedagang yang menjual daging ekstrem.
"Kepada pedagang kami juga memberikan imbauan apabila ada keluhan segera ke pos pelayanan kesehatan terdekat," kata dr. Maria.
Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon sendiri juga sudah melakukan pengawasan terhadap virus tersebut dengan menugaskan kepala Pusat Kesehatan Hewan yang berkantor di samping Pasar Tomohon.
"Banyak hewan diperdagangkan di pasar ekstrem itu berasal dari luar daerah Tomohon, bisa berasal dari Sulawesi Tengah, Tenggara ataupun Selatan dan Gorontalo," kata Kadis Perikanan dan Pertanian Tomohon Steven Waworuntu.
Steven juga mengakui, hewan-hewan yang berasal dari luar daerah itu tidak melewati proses pemeriksaan. Pengawasan dilakukan hanya sebatas jika di dalam pasar ektrim tersebut terdapat keluhan dari penjual atau pun ditemukan oleh tim pengawasan.
(Khafid Mardiyansyah)