BANDUNG – Publik digegerkan dengan penyebaran virus korona. Virus dengan gejala demam, batuk dan sesak napas itu pertama kali ditemukan di Wuhan, China, dan menyebar ke berbagai negara. Masyarakat Indonesia diminta tetap waspada dan hati-hati.
Pemerintah Indonesia sendiri sudah menerapkan scanning suhu tubuh di setiap pintu masuk di bandara. Rumah sakit di daerah juga sudah disiagakan dengan cara menyiapkan ruang isolasi sebagai antisipasi serangan virus ini.
Sementara Dinas Kesehatan Kota Bandung mengimbau masyarakat untuk mewaspadai virus tersebut. Namun, warga diminta untuk tidak panik dan cemas berlebihan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Rosye Arisdiani Apip, meminta warga yang baru pulang dari Wuhan dan mengalami demam untuk segera memeriksakan diri di fasilitas kesehatan terdekat. Ia harus menceritakan kepada petugas tentang riwayat perjalanannya.

Penanganan pasien terkena virus korona di Wuhan, China. (Foto: Reuters)
“Terapkan etika batuk, yaitu dengan menutup hidung dan mulut saat bersin atau batuk dengan menggunakan sapu tangan atau tisu. Gunakan masker kalau menderita sakit dengan gejala infeksi saluran napas, dan cuci tangan setelah batuh atau bersin,” imbuhnya.