nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Virus Korona Terdeteksi di Kanada, Korban Meninggal Seluruh Dunia 41 Orang

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis · Minggu 26 Januari 2020 09:59 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 01 26 18 2158413 virus-korona-terdeteksi-di-kanada-korban-meninggal-seluruh-dunia-41-orang-778CmGU5F1.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Penyebaran virus korona Wuhan sudah memakan korban hingga 41 orang. Bahkan, virus ini pun sudah merambah ke Toronto Kanada.

Tercatat, ada 13 negara yang telah mengeluarkan travel warning ke Wuhan, China. Virus korona pun sudah mencapai Amerika Serikat (AS), setelah satu orang teridentifikasi.

Melansir globalnews, baru-baru ini Pejabat kesehatan Ontario mengumumkan adanya dugaan korona virus baru di Toronto. Dalam konferensi semalam di Queen's Park, para pejabat mengatakan mereka mendapat kabar ini pada Sabtu sore.

Seorang pria berusia 50-an dinyatakan positif terkena virus korona tersebut, meskipun perlu tes sekunder di Laboratorium Mikrobiologi Nasional Kanada untuk mengonfirmasi kasus tersebut.

para pejabat mengatakan mereka mendapat kabar ini pada Sabtu sore.

Pria tersebut, baru-baru ini melakukan perjalanan ke Wuhan, China, yang diyakini sebagai pusat penyebaran. Bentuk virus yang baru diidentifikasi telah membuat lebih dari 1.200 orang sakit dan menewaskan sedikitnya 41 di Cina.

Pria itu dirawat di Rumah Sakit Sunnybrook Toronto dan kondisinya stabil. "Pasien terdeteksi dan segera dimasukkan ke dalam isolasi," kata Menteri Kesehatan Ontario Christine Elliott.

"Tes laboratorium dilakukan dan pada tanda-tanda paling awal dari kasus positif dugaan, Toronto Public Health meluncurkan manajemen kontak untuk mencegah dan mengendalikan penyebaran infeksi lebih lanjut," tambahnya.

Pejabat kesehatan menekankan bahwa prosedur yang tepat diikuti dan lembaga federal, provinsi dan kota bekerja sama untuk mencegah penyebaran penyakit.

Meskipun sudah ada dugaan, tapi Kepala Petugas Kesehatan Ontario Dr. David Williams mengatakan risiko persebaran ini masih rendah. Gejala penyakit ini, termasuk demam, batuk dan kesulitan bernafas, serta radang paru-paru, gagal ginjal atau kematian pada kasus yang parah.

provinsi dan kota bekerja sama untuk mencegah penyebaran penyakit.

"Banyak orang akan memiliki gejala ringan dari penyakit ini," kata Peter Donnelly, presiden Public Health Ontario.

“Banyak orang di China mungkin bahkan tidak tahu mereka terkena, dan belum mencari perawatan medis, atau jika mereka telah mencari perawatan medis, telah pulih dengan cukup cepat. Ini tipikal penyakit virus,” jelas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini