nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Virus Korona Wuhan Masuk ke Eropa, Prancis Perkuat Keamanan Bandara

Leonardus Selwyn Kangsaputra, Jurnalis · Minggu 26 Januari 2020 12:02 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 26 18 2158456 virus-korona-wuhan-masuk-ke-eropa-prancis-perkuat-keamanan-bandara-M8mmtsC35y.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

MENTERI Kesehatan Prancis mengonfirmasi bahwa tiga kasus virus Korona telah terdeteksi. Saat ini pasien yang terinfeksi sedang dipantau di rumah sakit di Paris dan Bordeaux.

Otoritas kesehatan mengumumkan bahwa layanan pendeteksian medis akan didirikan di Bandara Roissy Charles de Gaulle Paris. Alat ini nantinya akan memeriksa penumpang yang datang ke Paris dari China.

Sebagaimana dilansir RFI, Minggu (26/1/2020), mereka akan mendeteksi para penumpang yang memiliki ciri seperti terinfeksi virus Korona, dengan gejala kesulitan pernapasan dan demam.

Langkah ini diambil untuk menghentikan penyebaran virus seperti SARS yang mematikan agar tidak menyebar lebih jauh. Ibu kota China, Beijing akan menangguhkan bus yang masuk dan keluar dari batas kota. Pergerakan drastis terjadi ketika ratusan juta orang melintasi negara itu dalam beberapa hari terakhir untuk merayakan Imlek.

ratusan juta orang melintasi negara itu dalam beberapa hari terakhir untuk merayakan Imlek.

Kota Wuhan yang menjadi pusat penyebaran, sudah dalam mode karantina. Transportasi umum telah dihentikan di 18 kota di provinsi Hubei Tengah dengan stasiun kereta api yang ditutup. Semua acara dan teater dibatalkan, perpustakaan, bar dan karaoke juga ditutup di beberapa lokasi.

Pusat wabah virus Korona adalah ibu kota provinsi, Wuhan yang merupakan kota terbesar yang dikarantina. Pemerintah juga menghentikan semua perjalanan keluar dari kota metropolis Yangtze dengan populasi 11 juta jiwa. Penduduk Wuhan telah diperintahkan untuk tinggal di rumah sementara pihak berwenang juga membatasi jumlah lalu lintas di pusat kota.

Beberapa rumah sakit baru juga sedang dibangun di Wuhan. Pemerintah kota telah mewajibkan masyarakat mengenakan masker ketika berada di tempat-tempat umum. Di Wuhan pihak berwenang bergegas membangun dua rumah sakit baru hanya dalam beberapa minggu.

Hal ini karena meningkatnya jumlah pasien yang terinfeksi oleh virus Korona. Fasilitas pertama diharapkan dapat digunakan pada 3 Februari 2020 dan akan memiliki kapasitas 1.000 tempat tidur yang berdiri di lahan seluas 25.000 meter persegi. Sementara yang kedua akan memiliki 1.300 tempat tidur.

Setelah ditemukan lima orang yang dinyatakan positif terkena virus korona di Hong Kong, pemimpin kota Carrie Lam mengatakan bahwa situasi saat ini sedang darurat. Alhasil sekolah-sekolah akan ditutup dan diliburkan hingga 17 Februari 2020.

  Hingga berita ini ditulis, jumlah kasus virus Korona telah menyerang 11 negara di luar China.

Hingga berita ini ditulis, jumlah kasus virus Korona telah menyerang 11 negara di luar China.

Australia: empat orang

Prancis: tiga orang

Korea Selatan: dua orang

AS: dua orang

Jepang: tiga orang

Malaysia: tiga orang

Nepal: satu orang

Singapura: tiga orang

Taiwan: tiga orang

Thailand: lima orang

Vietnam: dua orang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini