BEIJING - Kondisi penyebaran virus korona meski menjadi perhatian banyak negara, namun organisasi kesehatan dunia (WHO) belum mengeluarkan peringatan darurat kesehatan dunia.
Pernyataan tersebut diungkap Direktur jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus saat berkunjung ke Beijing untuk mencari data dan membahas cara memperlambat penyebaran virus korona tersebut.

"Jangan salah, Ini darurat di Cina, Tapi itu belum menjadi darurat kesehatan global" kata Ghebreyesus seperti dikutp dari south china morning post Senin (27/1/2020).

Langkah penyebaran virus tersebut dilakukan WHO mengingat dari data yang didapat, sekira 5 juta penduduk Wuhan keluar dari wilayahnya sehari sebelum langkah isolasi dilakukan oleh pemerintah setempat.
WHO sendiri saat ini terus mendukung dalam penyelesaian dan pencegahan virus korona yang mulai tersebar saat ini. Beberapa negara pun dihimbau untu menghubungi perwakilan WHO di setiap negara sebagai langkah mengantisipasi terjadinya virus korona.

Meski beberapa negara melaporkan warganya terindikasi terkena virus korona, namun organisasi kesehatan dunia sendiri belum mengumumkan darurat kesehatan global dalam menanggapi krisis, meskipun kasus telah diidentifikasi di seluruh dunia - termasuk AS, Prancis, Kanada, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Vietnam, Jepang, Singapura, Nepal, dan Australia.
(Mufrod)