nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Di Tengah Isolasi Virus Korona, Warga Saling Dukung dengan Seruan "Wuhan Jiayou"

Rahman Asmardika, Jurnalis · Selasa 28 Januari 2020 16:54 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 01 28 18 2159604 di-tengah-isolasi-virus-korona-warga-saling-dukung-dengan-seruan-wuhan-jiayou-sZ0HSW6MFH.jpg Foto: Reuters.

WUHAN - Seiring dengan bertambahnya kasus infeksi virus korona, jutaan orang telah diisolasi di Kota Wuhan dan kota-kota lain di Provinsi Hubei, yang menjadi pusat wabah, dalam upaya menghentikan penyebaran penyakit mematikan itu.

Wabah tersebut meluas di saat China merayakan Tahun Baru Imlek, hari besar di mana orang-orang China biasanya bepergian mengunjungi teman dan kerabat mereka, membuat isolasi yang diberlakukan terasa semakin menyedihkan.

BACA JUGA: Cerita Mahasiswa Indonesia Terisolasi di China Akibat Virus Korona

Namun, di antara kisah-kisah suram mengenai keadaan kota di tengah isolasi, muncul juga cerita-cerita menyentuh, di mana orang-orang saling mendukung, membangkitkan semangat satu sama lainnya dalam menghadapi masa-masa sulit yang sedang berlangsung.

Di Wuhan, orang-orang telah diminta tetap tinggal di rumah demi meminimalkan penyebaran virus korona. Tetapi penghuni di blok-blok apartemen yang saling berdekatan menemukan cara sederhana untuk menghibur satu sama lain tanpa harus meninggalkan rumah mereka.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan orang-orang meneriakkan "Wuhan jiayou" dari jendela apartemen mereka. Menurut laporan BBC, seruan itu secara kasar dapat diterjemahkan menjadi "Tetap kuat Wuhan" atau "Terus bertahan Wuhan".

Ungkapan tersebut bergema di seluruh blok dan dalam video yang direkam, warga dapat terdengar bersorak menyahutinya.

Sorakan yang menghibur itu juga terus diulangi di daring, bahkan di weibo, media sosial semacam Twitter di China, frasa "Wuhan jiayou" telah menjadi tren.

Banyak orang di berbagai bagian China turut mem-posting ungkapan solidaritas untuk Wuhan - di mana sebagian besar kematian akibat virus korona telah terjadi.

BACA JUGA: China Klaim Sembuhkan 51 Pasien Virus Korona

"Kami akan melewati ini. Wuhan jiayou, seluruh negara mendukungmu," kata salah satu komentar di Weibo.

Sedikitnya 106 orang, kebanyakan di Wuhan, telah meninggal dunia akibat wabah virus yang dikenal dengan nama 2019-nCoV itu. Sementara lebih dari 4.5000 kasus infeksi virus itu telah dilaporkan di China dan negara-negara lain di dunia, termasuk Amerika Serikat (AS), Jepang, Australia, Malaysia, Singapura dan Prancis.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini