nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wabah Virus Korona, Ratusan Warga Negara Asing Dievakuasi dari Wuhan

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 29 Januari 2020 09:58 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 01 29 18 2159891 wabah-virus-korona-ratusan-warga-negara-asing-dievakuasi-dari-wuhan-Ngq1wUwyNY.jpg Foto: AFP.

WUHAN – Ratusan warga negara asing telah dievakuasi dari Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, yang menjadi pusat penyebaran virus korona, di saat jumlah korban meninggal dunia bertambah dengan cepat dan lebih banyak kasus infeksi yang dikonfirmasi.

Dilaporkan BBC, Rabu (29/1/2020), beberapa penerbangan meninggalkan Wuhan membawa warga Jepang dan Amerika Serikat (AS). Sementara pejabat Komisi Eropa menyatakan akan membantu memulangkan warga negara Uni Eropa (UE), setelah ada permintaan dari Prancis.

BACA JUGA: Indonesia Upayakan Evakuasi WNI yang Terisolasi karena Virus Korona di China

Sekitar 200 warga negara Jepang telah diterbangkan dari Wuhan, sementara 650 lainnya mengatakan mereka ingin dipulangkan. Pemerintah Jepang mengatakan penerbangan baru sedang direncanakan untuk mengevakuasi mereka.

Pada saat yang hampir bersamaan, pekerja dari konsulat AS setempat serta beberapa warga lainnya telah diterbangkan meninggalkan Wuhan.

Kantor Urusan Luar Negeri Inggris sedang mengatur untuk mengevakuasi sekitar 200 warganya yang ingin meninggalkan Hubei.

Secara terpisah, UE menjadwalkan dua penerabangan untuk memulangkan warganya. Pada penerbangan pertama, 250 warga Prancis akan dipulangkan.

Otoritas Korea Selatan menyatakan sekira 700 warganya akan dipulangkan dengan empat penerbangan pekan ini. Sementara negara-negara lain masih mempertimbangkan rencana pemulangan.

Di sisi lain, Hong Kong mengumumkan rencana untuk memangkas perjalanan lintas batas antara kota itu dan daratan China. Pemerintah di beberapa negara telah mengumumkan peringatan perjalanan bagi warganya yang ingin mengunjungi China.

BACA JUGA: DPR Minta Pemerintah Segera Evakuasi WNI yang Masih Ada di Wuhan

Kota Wuhan serta banyak daerah di Provinsi Hubei telah diisolasi dengan membatasi ketat transportasi yang masuk dan keluar dari daerah tersebut. Selain itu, warga di sejumlah kota China saat ini diwajibkan mengenakan masker di depan umum.

Sebelumnya diwartakan, jumlah kematian akibat virus yang dikenal sebagai 2019-nCoV itu naik menjadi 132 di China dengan 5.974 infeksi dikonfirmasi. Sedikitnya 16 negara telah melaporkan terjadinya infeksi kasus tersebut. Namun, sejauh ini tidak ada korban meninggal dunia di luar China.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini