JAKARTA - Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Bastoni Purnama menyebut pelaku prostitusi anak di bawah umur di Apartemen Kalibata City, tak hanya menjual para korban. Mereka juga memberikan target agar korbannya melayani empat orang pelanggan dalam sehari.
"Rata-rata korban ini dipaksa minimal empat pria tiap hari," ujar Bastoni di Polres Jakarta Selatan, Rabu (29/01/2020).
Masing-masing korban kata dia, dijual dengan harga bervariatif mulai dari Rp350 ribu hingga Rp900 ribu untuk berhubungan badan. Uang tersebut dibagi kepada korban, joki, dan juga untuk patungan membayar sewa kamar apartemen.
"Rata-rata, korban dijual para tersangka dengan harga Rp350 ribu sampai Rp900 ribu," tuturnya.
Untuk menjerat para korban pelaku awalnya menjanjikan korbannya dengan pekerjaan dan uang. Korban pun tergiur terlebih mereka sendiri sudah putus sekolah dan kesulitan dalam kondisi ekonomi.
"Iya rata-rata putus sekolah, karena faktor ekonomi juga mereka bosan, lari dari orangtuanya. Memang secara umum bahwa korban-korban yang dieksploitasi ini mereka diimingi suatu pekerjaan, kemudian diimingi uang juga walaupun ternyata kenyataannya mereka dieksploitasi," jelasnya.
