Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penjualan Kelelawar di Palangkaraya Anjlok Drastis Dampak Virus Korona

Sigit Dzakwan , Jurnalis-Jum'at, 31 Januari 2020 |08:52 WIB
Penjualan Kelelawar di Palangkaraya Anjlok Drastis Dampak Virus Korona
Ilustrasi kelelawar. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

PALANGKARAYA – Penjualan hewan kelelawar di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dilaporkan menurun drastis dampak merebaknya virus korona. Selama ini daging hewan kelelawar sendiri sudah menjadi bagian dari tradisi sebagian warga Palangkaraya untuk dimakan dengan diolah menjadi sup.

Seperti yang terpantau di Pasar PU, Palangkaraya, yang menjual bahan masakan khas Dayak, termasuk hewan kelelawar. Biasanya di sana minimal ada tiga pedagang yang menjual daging kelelawar, namun kali ini hanya ada satu.

Baca juga: Cegah Virus Korona, Diimbau Tidak Makan Kelelawar dan Hewan Liar Lain 

"Tidak ada yang beli. Hari ini saya hanya sediakan empat ekor, belum ada yang laku. Itu saya potong-potong yang satu ekor, yang tiga ekor masih saya biarkan," kata SI, pedagang daging kelelawar, Jumat (31/1/2020).

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement