Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Modus Ajarkan Salat, Guru Ngaji Lecehkan 8 Bocah

Rasyid Ridho , Jurnalis-Jum'at, 31 Januari 2020 |23:02 WIB
 Modus Ajarkan Salat, Guru Ngaji Lecehkan 8 Bocah
Foto Ilustrasi shutterstock
A
A
A

SERANG - Seorang marbot masjid sekaligus guru ngaji di Kota Serang, Banten melecehkan delapan muridnya. Aksinya tersebut dilakukan di dalam masjid dengan modus jika menurutinya para korban akan mendapatkan pahala.

Pria berinisial MK (44), dalam setiap aksinya selalu mengancam para korbannya agar tidak menceritakan perbuatannya kepada siapapun. Jika memberitahukan, maka para korbannya diancam tidak akan mendapatkan rangking dan tak naik kelas.

Aksi bejadnya itu terakhir dilakukan kepada salah satu muridnya yang masih berumur 11 tahun, pada bulan Desember 2018 yang lalu. Saat itu, korban di ajak ke dalam ruang marbot untuk praktek salat.

Karena diperintahkan gurunya, korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu pun menurutinya. Kemudian, saat korban mempraktekan salat dengan posisi rukuk dengan sengaja pelaku menempelkan alat kelaminnya sambil memeluk.

"Setelah selesai melakukan perbuatan tersebut, korban di ancam untuk tidak memberitahu kepada siapapun dengan ancaman korban tidak naik kelas, tidak mendapat ranking," ujar Kasat Reskrim Polres Serang Kota, AKP Indra Feradinata saat dikonfirmasi, Jumat (31/1/2020).

 Pelecehan Anak

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement