"Yang sisanya akan kita bantu, karena beberapa yang lain sambat (mengeluh) tidak punya uang untuk pulang," ujarnya.
Baca Juga: Menlu Retno: WNI di Wuhan Akan Dievakuasi Tanpa Transit
Ganjar juga menggandeng Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) untuk memantau perkembangan mahasiswa asal Jateng di China. Berkat bantuan PPI pula, Ganjar bisa berkomunikasi langsung dengan mereka.
"Kemarin PPI Dunia membantu saya sehingga sekarang saya punya nomor handphonenya satu-satu. 15 mahasiswa sudah terdata dan kita sudah komunikasi langsung," lugas dia.
(Fiddy Anggriawan )