nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Mahasiswa Jateng dari Tiongkok Dinyatakan Bebas Virus Korona

Taufik Budi, Jurnalis · Sabtu 01 Februari 2020 17:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 01 512 2161811 4-mahasiswa-jateng-dari-tiongkok-dinyatakan-bebas-virus-korona-KfUAvvPOVl.jpg Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (foto: Okezone)

SEMARANG - Empat mahasiswa asal Jawa Tengah (Jateng) yang kuliah di Henan dan Chongqing University Tiongkok telah tiba di Indonesia, Sabtu (1/2/2020). Dari hasil pengecekan sementara saat mendarat di Bandara Soekarno Hatta, keempat mahasiswa itu dinyatakan sehat dalam artian terbebas dari virus korona.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat menghadiri reuni akbar Sekolah Karangturi, mengatakan, pihaknya telah siap menyambut kedatangan keempat mahasiswa itu. Rencananya, keempat mahasiswa itu akan tiba di Jawa Tengah pukul 22.00 WIB.

Baca Juga: Lepas Tim Evakuasi WNI di China, Menlu: Ini Adalah Misi yang Sangat Mulia 

"Alhamdulillah keempatnya sudah tiba di Jakarta hari ini, dan akan langsung pulang ke Banyumas menggunakan kereta. Diperkirakan tiba di Banyumas pukul 22.00 WIB. Dari pengecekan sementara di Soekarno Hatta, alhamdulillah keempatnya dinyatakan sehat," kata Ganjar.

Cegah Virus Korona, Calon Penumpang Pesawat Kenakan Masker 

Meski begitu, pengecekan intensif tetap akan dilakukan. Untuk sementara lanjut dia, RSUD Margono di Banyumas akan disiapkan untuk mengawal keempat mahasiswa itu. Semua persiapan sudah dilakukan, tinggal menunggu kedatangan keempat mahasiswa tersebut.

"Persiapan sudah semuanya, tinggal nunggu kedatangan saja. Nanti setelah datang, bisa langsung dilakukan penanganan dan pemeriksaan intensif," terangnya.

Ganjar menyampaikan akan terus memantau perkembangan warga Jateng yang masih berada di Tiongkok. Setelah pihaknya melakukan pendataan, total mahasiswa asal Jawa Tengah yang menempuh studi di Negeri Tirai Bambu sebanyak 15 orang.

Namun tidak semua dari mereka bisa membiayai perjalanan pulang ke Tanah Air, padahal KBRI Beijing pada 29 Januari kemarin telah menerbitkan surat imbauan bagi seluruh mahasiswa Indonesia yang berada di Tiongkok untuk pulang ke Tanah Air karena perkembangan virus Korona yang makin menyebar.

"Yang sisanya akan kita bantu, karena beberapa yang lain sambat tidak punya uang untuk pulang," ujarnya.

Baca Juga: Virus Korona, 250 WNI di China Bergerak ke Bandara Wuhan untuk Evakuasi 

Ganjar juga menggandeng Perhimpunan Pelajar Indonesia untuk memantau perkembangan mahasiswa asal Jateng di Tiongkok. Berkat bantuan PPI pula, Ganjar bisa berkomunikasi langsung dengan mereka.

"Kemarin PPI Dunia membantu saya sehingga sekarang saya punya nomor handphonenya satu-satu. 15 mahasiswa sudah terdata dan kita sudah komunikasi langsung," pungkasnya.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini