nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pulang dari China, Mahasiswi Asal Lamongan Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Sabtu 01 Februari 2020 16:01 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 01 519 2161789 pulang-dari-china-mahasiswi-asal-lamongan-jalani-pemeriksaan-kesehatan-QIApbUDZpt.jpg Nurul Himawati, Mahasiswi yang Kuliah di China saat Jalani Pemeriksaan Kesehatan (foto: iNews/Abdul Wakhid)

LAMONGAN – Seorang mahasiswi D3 jurusan jurusan Multimedia di China pulang ke Lamongan karena khawatir tertular virus korona. Setibanya di rumah, mahasiswi bernama Nurul Himawati (19) tersebut langsung mendapat pemeriksaan medis.

Nurul merupakan warga Desa Takerharjo, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan. Dia dan teman lain yang juga pulang merupakan teman satu kampus di Universitas Jiangsu Shipping College di Nantong, China.

Baca Juga: Virus Korona, 250 WNI di China Bergerak ke Bandara Wuhan untuk Evakuasi 

Setibanya di rumah, muspika setempat mendatangkan tim medis dari Puskesmas Solokuro guna mengecek kondisi kesehatan mahasiswi berjilbab ini, Jumat 31 Januari 2020. Petuga memeriksa tekanan darah, suhu tubuh, paru-paru dan berat badan.

Menurut dokter Puskesmas Solokuro, Andre Nanda, secara umum kondisi Nurul baik-baik saja dan hanya mengalami pilek. Penyakit ini diakibatkan kecapekan perjalanan jauh dan pengaruh minum dingin. Nurul diminta tidak minum air es sementara waktu.

“Pemeriksaan sementara, kondisi normal dan bagus semua,” kata Andre seperti dikutip iNews.

Mahasiswi yang baru lima bulan di China ini meninggalkan Nantong pada 28 Januari 2020. Saat berangkat dari kampus, kondisi kesehatan Nurul dan teman-temanya langsung dicek. Begitu juga saat tiba di bandara dan masuk pesawat, juga diperiksa oleh tim medis setempat.

Nurul dan teman-temanya tidak langsung terbang ke Indonesia melainkan transit di Bandara Bangkok Thailand. Di sana, rombongan juga diperiksa oleh tim medis.

Mereka tiba di Bandara Soekarno Hatta Jakarta dan Bandara Juanda Sidoarjo tanggal 30 Januari 2020. Di bandara inipun, mereka juga harus melewati pemeriksaan petugas kesehatan.

Dia menjelaskan, kondisi di Kota Nantong juga sudah sepi. Begitu ada wabah virus korona, semua mahasiswa diimbau tidak keluar asrama.

“Kalau butuh apa-apa tinggal bilang ke dosen nanti diberi,” kata Nurul.

Sementara ibunda Nurul, Mukayah mengatakan dirinya sangat khawatir jika anaknya terkena virus korona. Meski demikian, jika wabah ini selesai, dirinya mengizinkan anaknya kembali ke China untuk sekolah.

“Terserah anaknya, kalau mau ke sana lagi ga apa-apa,” tutur Mukayah.

Baca Juga: Natuna Dipilih Jadi Tempat Transit WNI yang Dievakuasi dari Wuhan 

Nurul pun berencana tetap kembali belajar ke China setelah negeri tirai bambu tersebut benar-benar aman dari virus korona.

Sebelumnya, ada lima mahasiswa asal Lamongan yang menempuh kuliah di China. Tiga di antaranya menempuh pendidikan di Central China Normal University, Wuhan China dan yang belum bisa pulang ke Indonesia. Mereka yakni Ayu Winda, Pramesti Ardita Chayani dan Humaidi Sahid

Sementara satu mahasiswa bernama Iffa Maratus Shohibul Birri tengah menempuh kuliah S2 di Tianjin Foreign Studies University, Kota Tianjin China.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini