nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Khofifah Ungkap 3 Hal Penting yang Harus Dibenahi Pasca-Banjir Bandang Jember

Avirista Midaada, Okezone · Minggu 02 Februari 2020 21:03 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 02 519 2162176 khofifah-ungkap-3-hal-penting-yang-harus-dibenahi-pasca-banjir-bandang-jember-8znecRbdfo.jpg Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa (Foto: Okezone)

JEMBER - Pasca-banjir bandang yang menerjang Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memastikan pihaknya sedang mengidentifikasi sejumlah infrastruktur yang perlu dibenahi.

Hal ini berdasarkan koordinasi dengan Balai Besar Jalan Nasional dan Dinas PU, dimana menurut Khofifah ada sejumlah tanggul yang harus ditinggikan, plengsengan dan ada rumah warga yang terkena dampak banjir bandang ini perlu segera dibenahi.

"Pagi tadi sudah rapat dan diidentifikasi ada beberapa hal yang harus dibenahi mulai dari peninggian plengsengan dan tanggul serta dapat informasi ada rumah warga yang dapurnya rusak," ungkap Khofifah usai meninjau lokasi banjir bandang, Minggu (2/2/2020).

Pihaknya telah memerintahkan jajarannya untuk melakukan identifikasi kerusakan dan bisa segera dilakukan recovery kemudian langsung rekonstruksi, jika tenaganya memadai.

Menurutnya, ada tiga hal penting yang harus diperhatikan mulai dari tempat pendidikan, layanan kesehatan dan tempat ibadah yang harus disegerakan. Sehingga bisa menekan psikososial yang terjadi pada pengungsi.

"Tiga hal ini harus disegerakan dan alhamdulillah untuk kondisi tempat pendidikan aman. Sehingga besok Pemkab Jember memberikan jemputan kepada anak sekolah untuk bisa pergi ke sekolah," terangnya.

Ia menambahkan, semua sudah lengkap koordinasi lintas Forkopimda sudah terlihat mulai dari Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan (Dinkes), Polri, TNI, dan BPBD serta relawan yang sudah bekerja membantu.

Sebagai informasi, kenaikan debit Sungai Kalijompo yang mengalir dari hulu Gunung Argopuro, mengakibatkan banjir bandang dengan material bebatuan, lumpur, dan kayu.

Banjir bandang menerjang kawasan Desa Klungkung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember pada Sabtu sore ini memutuskan setidaknya satu unit jembatan, 15 unit rumah terdampak, serta 450 jiwa dilaporkan mengungsi hingga Minggu dini hari.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini