nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Uni Eropa Tolak Rencana Perdamaian Timur Tengah Trump

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 05 Februari 2020 15:32 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 05 18 2163782 uni-eropa-tolak-rencana-perdamaian-timur-tengah-trump-obZvxNiWY7.jpg Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrel. (Foto/Uni Eropa)

BRUSSEL - Uni Eropa menolak rencana perdamaian Timur Tengah yang digagas Presiden Amerika Serikat (AS).

"Untuk membangun perdamaian yang adil dan abadi, masalah status final yang belum terselesaikan harus diputuskan melalui negosiasi langsung antara kedua pihak. Ini termasuk masalah terkait perbatasan, status Yerusalem, keamanan dan pengungsi," kata Josep Borrel, Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa dalam sebuah pernyataan melansir Yenisafak, Rabu (5/2/2020).

Pekan lalu, Trump meluncurkan rencana kontroversial, yang juga dikenal dengan Kesepakatan Abad Ini, untuk mengakhiri salah satu sengketa terpanjang di Timur Tengah.

Baca juga: Rencana Perdamaian Timur Tengah Trump, Indonesia Desak Anggota OKI Bersatu untuk Palestina

Baca juga: Iran Sebut Rencana Perdamaian Timur Tengah Trump "Pengkhianatan Abad Ini"

Trump mengusulkan negara Palestina yang merdeka tetapi mengakui kedaulatan Israel atas Tepi Barat dan Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Inisiatif ini sangat dikritik karena bias terhadap Israel.

Borrell menekankan UE berkomitmen dengan solusi dua negara, berdasarkan perjanjian 1967, dengan pertukaran tanah yang setara, yang harus disetujui oleh Israel dan negara Palestina yang merdeka, demokratis, berdampingan, berdaulat.

Borrell juga menyatakan keprihatinan atas pencaplokan Lembah Yordan dan bagian lain dari Tepi Barat, dan menantang setiap pencaplokan yang dilakukan Israel.

UE tidak mengakui kedaulatan Israel atas wilayah yang diduduki sejak 1967.

Organisasi Kerjasama Islam pada Senin 3 Februari 2020 menolak Kesepakatan Abad Ini.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini