Polda Sulut Bongkar Jaringan Narkoba dalam Lapas

Rabu 05 Februari 2020 15:34 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 05 340 2163785 polda-sulut-bongkar-jaringan-narkoba-dalam-lapas-GDbCSVl0Eq.JPG Subdit III Ditresnarkoba Polda Sulut bongkar jaringan peredaran narkoba dalam Lapas Tuminting (Foto: Sindonews)

MANADO - Tim Subdit 3 Direktorat Resnarkoba Polda Sulawesi Utara (Sulut) membongkar kasus peredaran sabu seberat 300 gram di Lapas Tuminting, Sabtu 1 Februari 2020 sekitar pukul 23.30 Wita.

Terbongkarnya jaringan penyalahgunaan narkoba jenis sabu di lapas ini terungkap setelah Direktorat Resnarkoba melakukan kerjasama dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Manado.

Petugas membekuk 2 tersangka, yaitu Can (28) berprofesi sebagai buruh dan SM alias Boni (27) yang merupakan warga hunian lapas. Keduanya adalah warga Maluku Utara.

Direktur Resnarkoba Polda Sulut, Kombes Pol Eko Wagiyanto mengatakan, pengungkapan kasus ini diawali dengan undercover delivery oleh anggota Ditresnarkoba.

Saat itu katanya petugas mencoba membeli sebanyak 10 paket sabu dari pelaku Can. Kemudian dikembangkan dan ternyata peredaran sabu ini dikendalikan dari lapas oleh SM.

Selain sabu sebanyak 300 gram, petugas juga mengamankan beberapa barang bukti di antaranya mesin pres bungkus, buku rekap, timbangan digital, 1 pak plastik bening dan beberapa handphone. "Ini memang sudah disiapkan untuk dijual," ujarnya, menukil laman Sindonews, Rabu (5/2/2020).

Kedua tersangka diduga melanggar Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (2), Pasal 112 ayat (2) dan Pasal 132 ayat (1).

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini