Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Khofifah: Korban dan Pelaku Bullying di Malang Harus Didampingi Psikolog

Syaiful Islam , Jurnalis-Rabu, 05 Februari 2020 |21:04 WIB
Khofifah: Korban dan Pelaku <i>Bullying</i> di Malang Harus Didampingi Psikolog
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (foto: Okezone)
A
A
A

Menurut Khofifah, pelaku bullying juga harus mendapatkan pendampingan yang tepat. Mereka yang melakukan perundungan harus dibina agar kelak tidak terjadi kejadian serupa.

"Pendampingan orang tua, guru sekolah sangat dibutuhkan. Bagaimana agar anak-anak yang masih di bawah umur ini bisa mendapatkan pemahaman yang tepat, bagaimana menjalin hubungan pertemanan yang baik dengan sebayanya," papar Khofifah.

Sebagaimana ramai diberitakan, kasus perundungan pada siswa SMP berusia 13 tahun di Kota Malang sempat viral di media sosial. Seorang siswa berinisial MS mengalami perundungan oleh teman sebayanya.

MS dibully dengan kekerasan yang menyebabkan syaraf jari tengah tangan kanannya tidak berfungsi. Hingga tim dokter rumah sakit memutuskan agar jari tengah MS harus diamputasi. Kasus perundungan pada MS kini juga ditangani oleh pihak yang berwajib.

Baca Juga: Jari Siswa SMP di Malang Diamputasi Setelah Di-Bully dan Dilempar Kawannya ke Tanah

(Fiddy Anggriawan )

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement