Pasien Suspect di RSUD dr Soedarso Pontianak Negatif Virus Korona

Ade Putra, Okezone · Kamis 06 Februari 2020 18:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 06 340 2164500 pasien-suspect-di-rsud-dr-soedarso-pontianak-negatif-virus-korona-apAD8td6Rl.jpg Ilustrasi

PONTIANAK - Setelah melewati proses pengawasan dan diinapkan di ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Soedarso Pontianak, seorang pasien berinisial A dinyatakan negatif atau bebas dari virus korona.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, dr Harisson mengatakan, bebasnya pasien yang merupakan warga Pontianak ini dari virus korona setelah hasil uji laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan di Jakarta dikirim ke RSUD dr Soedarso.

"Kemarin saya ke Jakarta. Pada dini hari tadi, saya sudah mendapatkan hasil uji laboratorium spesimennya. Bahwa hasilnya, negatif virus korona,” jelasnya dalam konferensi pers, Kamis (6/2/2020).

Harisson mengungkapkan, pasien ini sudah dirawat di ruang isolasi sejak 2 Februari kemarin, setelah diduga suspect virus korona. Saat itu, statusnya dalam pengawasan. Dan, ada dua sampel atau spesimen yang diambil dari tenggorokan pasien diuji di Balitbangkes.

"Spesimen pada hari pertama pasien dirawat, kemudian spesimen kepada hari kedua. Jadi, hasilnya negatif terjangkit virus korona," ujarnya lagi.

Baca Juga: Pasien Suspect Korona di Pontianak Masuki Proses Penyembuhan

Meski demikian, Harisson mengimbau masyarakat tetap waspada. Sebab, virus mematikan ink diperkirakan masih akan merebak di seluruh dunia.

"Mudah-mudahan, pemerintah China bisa cepat menanggulangi penyebaran virus ini. Ssehingga kita di Indonesia pun akan aman," harapnya.

Untuk diketahui, perempuan berinisial A ini dirawat sejak Minggu, 2 Februari 2020. Pasien tersebut merupakan warga Kota Pontianak yang baru pulang dari Kuala Lumpur, Malaysia pada Jumat (31/1/2020) kemarin.

Saat itu, kondisi pasien dalam keadaan sakit dan langsung dibawa berobat ke Rumah Sakit Mitra Medika pada 1 Februari. Pasien kemudian dirujuk ke RSUD dr Soedarso, karena pasien ini mempunyai gejala demam, batuk pilek, sakit tenggorokan dan pneumonia ringan.

Beberapa hari setelah dirawat, dokter spesialis paru yang menangani pasien suspect ini mengkonfirmasi bahwa kondisinya mulai membaik.

Tekanan darah pasien kala itu menunjukkan kondisi yang bagus, yakni 120/80. Kemudian tekanan oksigen 98, pernafasan 20 kali per menit, serta denyut nadinya 77 kali per menit.

(kha)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini