Kasus Bullying Pelajar SMP, Pemkot Malang Siapkan Sanksi untuk Sekolah

Avirista Midaada, Okezone · Kamis 06 Februari 2020 01:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 06 519 2164019 kasus-bullying-pelajar-smp-pemkot-malang-siapkan-sanksi-untuk-sekolah-hyPdB8ibrB.jpg Ilustrasi korban bullying. (Foto: Shutterstock)

KOTA MALANG – Pemerintah Kota Malang sedang bersiap memberikan hukuman ke SMPN 16 Kota Malang yang menjadi tempat pelajar mendapat perundungan (bullying) hingga menyebabkan jarinya diamputasi.

"Tentu ini kami sampaikan harus ada punishment (hukuman) kepada lembaga, dalam hal ini adalah sekolah, SMPN 16," ujar Wali Kota Malang Sutiaji usai mengumpulkan kepala SMP se-Kota Malang, di Balai Kota Malang, Jawa Timur, Rabu 5 Februari 2020.

Baca juga: Khofifah: Korban dan Pelaku Bullying di Malang Harus Didampingi Psikolog 

Mengenai apa hukumannya, pria kelahiran Lamongan ini menyerahkannya kepada pihak Dinas Pendidikan Kota Malang. Namun, ia memastikan hukuman diberikan berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Punishment-nya kami serahkan sepenuhnya kepada Dinas Pendidikan berkoordinasi dengan inspektorat. Ini sebetulnya ada kelalaian, enggak tahu nanti modelnya gimana. Tentu kalau pegawai negeri ada PP 53 ya. Proses-proses selanjutnya sesuai dengan aturan dan mekanisme yang ada di Dinas," jelasnya.

Baca juga: Sempat Ada Disinformasi dalam Kasus Bullying Pelajar SMP di Malang 

Di sisi lain Kapolresta Malang Kota Kombes Leonardus Simarmata mengatakan, meski menemukan adanya kelalaian dari pihak sekolah, pihaknya masih fokus terhadap kejadian kekerasannya pada 15 Januari 2020.

"Yang menyatakan (ada kelalaian atau tidak) bukan kami. Kami hanya fokus pada perisitiwa pidana yang terjadi pada korban. Sampai saat ini kami fokus pada peristiwa tanggal 15 Januari 2020, terhadap kekerasannya dulu. Kita ambil keterangan dari pihak sekolah. Kalau yang ditanyakan (tindakan hukuman ke sekolah) nanti pemerintah," paparnya.

Sebelumnya pada 15 Januari 2020, siswa kelas VII salah satu SMP negeri di Kota Malang berinisial MR (12) diduga mengalami bullying yang menyebabkan sejumlah luka lebam di sekujur tubuhnya. Bahkan jari tengah tangan kanan MR sampai harus diamputasi lantaran luka yang cukup parah.

Baca juga: Begini Kondisi Pelajar SMP Korban Bullying di Malang Usai Jarinya Diamputasi 

Kepolisian sendiri telah melakukan penyelidikan dan menduga ada penganiayaan terhadap korban. Polisi sudah memeriksa setidaknya 15 orang untuk dimintai keterangan. Selain itu hasil visum dari pihak Rumah Sakit Lavalatte juga sudah diterima pihak kepolisian.

Dari sanalah Polresta Malang Kota telah menaikkan status dari penyelidikan menjadi penyidikan, dengan menetapkan tersangka, kepada pelaku yang seluruhnya masih di bawah umur.

Baca juga: Jari Siswa SMP di Malang Diamputasi Setelah Di-Bully dan Dilempar Kawannya ke Tanah 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini