Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

183 Warga Kupang Terserang DBD, 3 Meninggal Dunia

Adi Rianghepat , Jurnalis-Sabtu, 08 Februari 2020 |09:51 WIB
183 Warga Kupang Terserang DBD, 3 Meninggal Dunia
Ilustrasi
A
A
A

KUPANG - Demam Berdarah Dengue (DBD) yang mulai mewabah Kota Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak Oktober 2019 silam, sampai saat ini telah memakan korban jiwa. Bahkan terjadi peningkatan jumlah kasus dan jumlah korban yang meninggal.

Pada 2 Februri 2020 tercatat jumlah kasus 119 dan satu di antaranya meninggal. Dan pada 7 Februari 2020 terjadi peningkatan jumlah kasus mencapai 183 dan tiga meninggal.

"Hingga 7 Februari 2020 jumlah kasus sudah mencapai 183 dengan tiga orang di antaranya meninggal dunia," kata Kepala Bidang Penanggulangan dan Pengamatan Penyakit Dinas Kesehatan Kota Kupang Sri Wahyuningsih, Sabtu (8/2/2020).

Tiga korban meninggal tersebut, kata Sri, masing-masing seorang berusia 9 tahun, 7 tahun dan satu anak balita 4 tahun. "Semuanya karena terlambat ditangani secara medik di tempat layanan kesehatan," katanya.

Dia mengatakan, peningkatan kasus ini disebabkan oleh karena masih terdapatnya jentik nyamuk di sejumlah warga yang masih belum dapat dibasmi.

"Karena itulah kami perlu kerja sama warga untuk secara mandiri membersihkan dan menimbun segala bentuk barang yang bisa menjadi tempat bersarangnya jentik itu," katanya mengimbau.

Baca Juga: DBD di Kota Kupang Tewaskan 1 Orang Warga

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement