nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Polisi Bongkar Kasus Dugaan Investasi Bodong Mirip Memiles di Medan

INews.id, Jurnalis · Minggu 09 Februari 2020 12:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 09 608 2165655 polisi-bongkar-kasus-dugaan-investasi-bodong-mirip-memiles-di-medan-0R0ZuntcQa.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

MEDAN – Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap kasus dugaan penggelapan dana nasabah Baitul Maal Wa Tamwil (BMT) Amanah Ray. Perkara ini diduga memiliki kemiripan dengan kasus penipuan investasi Memiles di Surabaya, Jawa Timur.

Anggota Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskirmsus) Polda Sumut berhasil menangkap Rusdiono, yang merupakan tersangka kasus penggelapan tersebut. Dia diringkus dalam pelariannya di Cirebon, Jawa Barat.

“Ada kemiripan dengan kasus Memiles yang terjadi di Jawa Timur,” kata kuasa hukum nasabah BMT Amanah Ray, Bambang Samosir, dikutip dari laman iNews.id, Minggu (9/2/2020).

Dia menjelaskan, kasus ini bukan sekadar penggelapan uang nasabah, namun terdapat dugaan tindak pidana pencucian uang (money leundering). Ia pun berharap penyidik tidak hanya menjerat tersangka dengan pasal penipuan dan penggelapan saja, namun juga dijerat pasal pencucian uang.

“Harapan kami ada pengembangan tersangka-tersangka lain untuk membongkar kasus ini,” tegasnya.

Setidaknya, terdapat sekitar 9-10 ribu nasabah BMT Amanah Ray yang disinyalir menjadi korban investasi bodong ini. Sedangkan nilai kerugian mencapai Rp100 miliar.

Polda Sumut menegaskan bahwa kasus ini masih jalan terus, dengan melakukan rangkaian pemeriksaan saksi-saksi.

“Saya yakin pasti ditindaklanjuti. Namun sejauh mana tindaklanjut kasus tersebut, nanti kami konfirmasi kepada direktorat yang menangani,” ujar Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Tatan Dirsa Atmaja.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini