nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hujan Terlebat dalam Tiga Dekade Padamkan Dua Kebakaran Terbesar Australia

Rahman Asmardika, Jurnalis · Senin 10 Februari 2020 15:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 10 18 2166181 hujan-terlebat-dalam-tiga-dekade-padamkan-dua-kebakaran-terbesar-australia-kmNtWFn1ji.jpg Foto: Twitter/@NSWRFS.

SYDNEY – Kota Sydney, Australia telah dilanda hujan terlebat dalam 30 tahun terakhir. Hujan tersebut membawa banjir yang meluas, tetapi juga memadamkan dua kebakaran hebat di New South Wales (NSW).

Badan cuaca Australia mengatakan 391,6 mm hujan turun dalam empat hari terakhir di Sydney, lebih dari tiga kali lipat curah hujan rata-rata untuk Bulan Februari.

BACA JUGA: Bertemu PM Australia, Jokowi Sampaikan Simpati bagi Korban Kebakaran Hutan

Hujan tersebut membuat sekira 100.000 rumah tanpa aliran listrik, dan para pejabat telah memperingatkan banjir bandang bisa mengancam jiwa. Tetapi, curah hujan itu juga memadamkan kebakaran besar, membuat hanya 17 kebakaran yang masih menyala di seluruh negara bagian itu.

Dinas Pemadam Kebakaran NSW (NSW RFS), pada Senin, 10 Februari 2020 telah memadamkan lebih dari 30 kebakaran selama akhir pekan. NSW RFS menyebut hujan yang turun sebagai “berita paling positif yang pernah kami alami dalam beberapa waktu".

Hujan bahkan memadamkan kebakaran di Gospers Mountain, barat laut Sydney yang berkobar sejak Oktober 2019. Kebakaran yang telah menghanguskan 512.000 hektar lahan itu dianggap sebagai mega-blaze, kebakaran yang “terlalu besar untuk dipadamkan”.

Pada Minggu, 9 Februari 2020, kebakaran Currowan, di sekitar kota Shoalhaven, juga padam karena hujan. Kebakaran itu telah berkobar selama 74 hari, menghancurkan hampir 500.000 hektar dan 312 rumah. Demikian diwartakan BBC, Senin (10/2/2020).

BACA JUGA: Karhutla Australia Merembet ke Permukiman, Warga Diminta Mengungsi dalam 5 Menit

Meski begitu, Biro Meteorologi Australia (BoM) telah memperingatkan bahwa daerah yang terkena kebakaran bisa sangat rentan terhadap banjir. BoM juga memperingatkan bahwa air yang bergerak cepat dapat membawa puing-puing dalam jumlah besar.

Persediaan air di wilayah itu juga telah terisi kembali setelah bertahun-tahun kekeringan. Bendungan Warragamba, yang memasok sebagian besar air Sydney, hampir 70% penuh.

Pada akhir pekan lalu, bendungan itu hanya 42% terisi, rekor terkering dalam satu tahun.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini