JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan, WNI yang telah menjalani masa observasi di Natuna bisa berbaur dengan masyarakat lainnya setelah pulang ke kampung halamannya masing-masing.
"Kalau sudah dipulangkan, sudah (bisa bergabung) dong. Saya juga ikut, saya nggak pakai masker, saya rangkul," tutup dia.
Namun, Terawan juga mengungkapkan bhawa pihaknya bakal menerapkan kewaspadaan tingkat tinggi terhadap 285 warga negara Indonesia (WNI) yang telah selesai menjalani masa oberservasi di Natuna.
Masa observasi 285 WNI di Natuna akan berakhir pada Sabtu 15 Februari mendatang. Mereka akan dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing.
Baca Juga: WHO Heran Virus Korona Belum Masuk Indonesia, Menkes: Itu Namanya Menghina!
"Dinas Kesehatan akan melakukan surveillance tracking mengikuti ada di mana, di cek di lihat seperti apa kondisinya selama di daerah. Itu wujud dari kewaspadaan tingkat tinggi," kata Terawan di Istana Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/2/2020).
Kendati demikian, Mantan Kepala RSPAD Gatot Soebroto itu mengatakan stafnya masih menggelar rapat teknis mengenai pemulangan 285 WNI yang telah selesai menjalani observasi. Terawan memastikan pemulangan WNI tersebut bekerjasama dengan pemerintah daerah (Pemda).
"Staf saya tadi rapat, saya belum dapat laporan. Teknisnya dibahas intern kementerian karena menyangkut kapan waktu tepatnya di mana, bekerja sama dengan pemda yang lain," imbuh dia.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.