nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dua Roket Hantam Pangkalan Militer yang Tampung Pasukan AS di Irak

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 14 Februari 2020 11:39 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2020 02 14 18 2168337 dua-roket-hantam-pangkalan-militer-yang-tampung-pasukan-as-di-irak-o0jg4l3XUS.jpg Ilustrasi. (Foto: Reuters)

BAGHDAD - Sedikitnya dua rudal tak berpemandu menghantam pangkalan militer K-1 yang menampung pasukan Amerika Serikat (AS) Kirkuk di Irak. Hingga berita ini diturunkan tidak ada laporan korban atau kerusakan.

Berdasarkan laporan media lokal yang dilansir Russia Today, Jumat (14/2/2020), serangan itu terjadi pada Kamis malam, 13 Februari 2020, waktu setempat. Masih belum jelas siapa yang berada di balik serangan tersebut, meski beberapa sumber menuding milisi Kataib Hezbollah bertanggungjawab.

BACA JUGA: Pangkalan Udara Irak yang Tampung Tentara AS Dihantam Rudal, Empat Orang Terluka

Ini adalah serangan pertama terhadap K1 sejak 27 Desember 2019, ketika sekira 30 roket menghantam pangkalan itu, menewaskan satu kontraktor militer AS. Washington menyalahkan Kataib Hezbollah atas serangan tersebut dan melancarkan serangan udara terhadap kelompok itu.

Anggota milisi yang marah kemudian memprotes di luar kedutaan besar AS di Baghdad dan mencoba menyerbunya.

Namun, pangkalan tersebut tidak menjadi sasaran dalam serangan yang dilancarkan Iran sebagai pembalasan atas pembunuhan komandan militernya, Mayor Jenderal Qassem Soleimani.

BACA JUGA: AS Serang Pangkalan Milisi yang Didukung Iran di Irak dan Suriah

Pangkalan udara yang dibangun Pemerintah Irak itu terletak di barat laut Kirkuk, di Irak utara, dan diambil alih oleh AS setelah invasi militer pada 2003.

Pada 2014, Pangkalan Militer K-1 sempat diduduki oleh militan Negara Islam (IS), sebelum direbut oleh milisi Kurdi Peshmerga, dan diambil alih oleh pasukan khusus Irak pada 2017. Sejak itu, pangkalan tersebut digunakan untuk menampung personel AS dan sekutu lainnya yang melatih pasukan Irak dan Kurdi untuk berperang melawan IS di Irak.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini