nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bacok Polisi lalu Kabur, Pengedar Sabu Tewas Ditembak

Eben Pinem, Jurnalis · Minggu 16 Februari 2020 02:37 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 16 608 2169137 bacok-polisi-lalu-kabur-pengedar-sabu-tewas-ditembak-iVPQwpPEes.jpg Ilustrasi (Dok Okezone)

TANAH KARO – Pengedar narkoba jenis sabu, Jeri Nando Ginting (36) warga Desa Barus Julu, Dusun Basam, Kecamatan Barusjahe, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, tewas ditembak polisi lantaran melawan saat penangkapan pada Sabtu 15 Februari 2020.

Saat penangkapan itu, Jeri sempat membacok Aiptu Basmi Ginting.

"Ketika tiba di TKP anggota membagi dua tim, dan mengepung rumah tersangka. Aiptu Basmi Ginting masuk melalui pintu depan rumah yang dalam keadaan terbuka sambil memperkenalkan diri sebagai polisi. Ketika Aiptu Basmi Ginting melewati pintu belakang rumah ia terkena bacokan," ujar Kasatres Narkoba Polres Tanah Karo, AKP Ras Maju Tarigan, saat dihubungi.

Ia menjelaskan, tersangka Jeri Nando Ginting bersembunyi di balik dinding dan langsung membacok Basmi Ginting menggunakan sebilah parang dengan gagang kayu pada bagian punggung. Namun, hanya mengenai jaket yang dikenakannya hingga robek. Spontan Aiptu Basmi Ginting membalikkan badan dan melihat tersangka kembali mengayunkan parang ke arahnya.

Ilustrasi (Shutterstock)

"Melihat hal itu, Aiptu Basmi Ginting menangkis dengan menangkap tangan tersangka sampai terjatuh. Tetapi, tersangka tetap berusaha mengayunkan parangnya hingga menyayat pundak sebelah kiri. Aiptu Basmi Ginting, tetap memegang tangan tersangka sambil mengambil senjata,” ucapnya.

Ia menambahkan, melihat petugas mengeluarkan senjata api, tersangka segera melarikan diri. Personel Satres Narkoba Polres Karo pun memberikan peringatan sebanyak dua kali.

Namun, Jeri Nando Ginting terus berlari. Petugas pun meletuskan tembakan menyasar kaki Jeri. Namun, saat bersamaan Jeri Nando Ginting melompat ke jurang sehingga peluru mengenai bagian punggung. Selanjutnya polisi segera membawa tersangka ke RSU Kabanjahe.


Baca Juga : Menyerang ketika Ditangkap, Bandar Sabu Jaringan Malaysia Ditembak Mati

"Saat tersangka diangkat ke mobil, ditemukan satu dompet berisi 24 paket sabu dengan berat 5,80 gram bruto. Ketika dilakukan pemeriksaan di RSU Kabanjahe, pemeriksaan terhadap badan dan pakaian tersangka ditemukan barang bukti 1 paket sabu dalam kantong dalam jaket sebelah kanan dengan berat brutto 16,10 gram bruto,” ujar Ras Maju Tarigan.

Polisi kemudian menggeledah rumah tersangka. Dari dalam kamar petugas menemukan barang bukti 1 paket sabu dengan berat brutto 0,99 gram, 1 timbangan, bong yang terbuat dari botol plastik. Jumlah keseluruhan barang bukti 26 paket sabu dengan berat brutto 22,89 gram.


Baca Juga : Melawan saat Ditangkap, Bandar Narkoba di Karo Terpaksa Ditembak

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini