nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cinta Bersemi saat Masa Karantina Virus Korona

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 17 Februari 2020 16:34 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 02 17 18 2169792 cinta-bersemi-saat-masa-karantina-virus-korona-0mw6KFLbMW.jpg Inna Savintse dan Daniil Perfenovich. (Foto/Moscow Times)

MOSKOW – Saat Rusia mengevakuasi 140 warganya dari China, mereka ditempakan di sebuah fasilitas di kota Siumen, Tyumen.

Mereka terisolasi dari seluruh dunia, namun orang-orang membawa ceritanya melalui media sosial agar tetap terhubung dengan teman-teman, orang-orang terkasih dan orang lain yang mengalami hal serupa di seluruh dunia.

Tetapi cinta bersemi di antara Inna Savintseva dan Daniil Parfenovich.

Savintseva dan Parfenovich, keduanya berusia 18 tahun, bertemu saat menunggu pesawat yang akan mengevakuasi mereka di bandara di Kota Wuhan, pusat wabah virus korona atau Covid-19.

Melansir Moscow Times, Senin (17/2/2020) Savintseva berada di China sebagai jurnalis musik dan Parfenovich ada di sana sebagai mahasiswa.

"Dia berbicara kepada saya soal musik, saya meceritakannya soal patung dan rencana indah untuk hidup, dan mata kami berbinar dan hati kami mulai berdetak lebih cepat saat melihat satu sama lain," kata Parfenovich kepada Moscow Times.

Lihat postingan ini di Instagram

Я стихи сочиняю везде. Дисклеймер: НТВ, не стоит использовать это видео в попытке описать, как все плохо. Видео сделано маленьким человеком с целью поднять настроение большой нации. Но факты остаются фактами: 10 таблеток противовирусного препарата необходимо выпить в течение двух часов, а если желудок крепкий, то за раз. Оказывается, это не шутка! #коронавирус #эвакуация #тюмень #карантин

Sebuah kiriman dibagikan oleh My Inna (@saymealien) pada

Parfenovich mengatakan para dokter di pusat karantina tidak memiliki masalah dengan hubungan keduanya. Tetapi karena Savintseva diisolasi dalam ruangan terpisah, Parfenovich tidak dapat melihatnya dalam beberapa hari terakhir, dan keduanya akan menghabiskan Hari Valentine secara terpisah.

Savintseva tidak dapat berbicara dengan The Moscow Times karena kesehatannya, tetapi hasil tes menyatakan dia negatif Covid-19.

Rusia melaporkan dua orang terinfeksi virus korona, keduanya adalah warga negara China dan telah pulih.

"Kami ingin bersama untuk Valentine, tapi sayangnya tidak berhasil, tapi kami senang dengan yang lainnya," kata Parfenovich.

Pasangan ini berharap akan keluar bersama dalam beberapa hari mendatang, dan Parfenovich mengatakan mereka berencana untuk tinggal di Tyumen dan menjelajahi kota itu bersama Savintseva begitu mereka menyelesaikan proses karantina.

Savintseva berasal dari wilayah Kirov di Rusia Tengah, sementara Parfenovich berasal dari Kota Siberia, Krasnoyarsk, sekitar 3.200 kilometer jauhnya.

"Sampai hari ini kami berkomunikasi dengan baik," kata Parfenovich.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini