JAKARTA - Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat menangkap 11 anggota Geng Motor Malehoy 913 di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto mengatakan, geng motor tersebut selalu merekrut calon anggotanya yang masih remaja, dan memanfaatkan medsos untuk merekrut anggota baru.
"Anggota di Grup Melehoy cukup banyak, mereka selalu menunjukkan eksistensi dengan cara melakukam tindakan kekerasan, mereka beroperasi di wilayah Cempaka Putih ada kelompok lain yang rame langsung diserang. Kalau bisa nyerang dibilang kuat," kata Heru kepada wartawan, Selasa (18/2/2020).
Baca juga: Resahkan Warga, Anggota Geng Motor Malehoy Ditangkap Polisi
Kata Heru, Geng Motor Malehoy merekrut anggota baru dengan menggunakan dua metode, yakni dengan cara satu tongkrongan hingga perekrutan online melalui medsos.
"Jadi ini kelompok jalanan aja. Kami lagi selidiki adanya pelaku lain melalui media sosial mereka," ungkapnya.
Setelah resmi jadi bagian geng motor Malehoy. Maka para anggota diminta melengkapi dirinya dengan senjata tajam, seperti samurai, golok, dan celurit.
"Celurit ini disediakan swadaya oleh mereka sendiri. Perorangan mereka bawa sendiri celurit. Senjata inilah yang digunakan dalam aksinya," tutupnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.