WNI yang Kuliah di China Sudah Mulai Perkuliahan Secara Online

Demon Fajri, Okezone · Kamis 20 Februari 2020 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 20 340 2171528 wni-yang-kuliah-di-china-sudah-mulai-perkuliahan-secara-online-iKAQ4JL35h.jpg Fardana Kusuma saat ikuti kuliah online (Foto: Okezone/Demon)

BENGKULU - Kota Xiamen, Provinsi Fujian, China, diduga menjadi salah satu daerah yang terinfeksi virus Korna (COVID-19). Di daerah itu ada mahasiswa Warga Negara Indonesia (WNI), dari berbagai daerah di Indonesia.

Salah satunya berasal dari Provinsi Bengkulu. Fardana Kusumah, namanya. Sejak Virus Korona menyerang negeri Tirai Bambu, pria kelahiran 1990 itu musti melanjutkan kuliahnnya secara online.

Sebab, masa libur kuliah di kampus Huaqiau University, Kota Xiamen, Provinsi Fujian, China, mulai masuk sejak Senin 17 Februari 2020. Mahasiswa kelahiran Bengkulu, 19 November 1990 tersebut musti menyelesaikan pendidikan hingga enam bulan kedepan.

Pria yang akrab disapa Dana ini mengatakan, kuliah di kampusnya mulai aktif. Hanya saja, kuliah dilakukan secara online. Kondisi tersebut lantaran di daerah kampusnya belum dinyatakan aman dari Virus Korona.

Kuliah online tersebut, kata Dana, dilakukan setiap hari. Dari pukul 07.01 WIB hingga pukul 15.30 WIB, atau dari pukul 08.01 hingga pukul 16.30 Waktu China. Dengan 3 mata kuliah per hari.

''Kami sudah mulai masuk kuliah. Tapi, kuliah secara online. Kuliahnya dari hari Senin sampai Jumat. Setiap hari 3 mata kuliah,'' kata Dana, kepada Okezone, Kamis (20/2/2020), siang.

Kuliah online itu, terang pria 29 ini, tidak diketahui secara persis atau hingga waktu yang belum bisa ditentukan. Sebab, di daerah kampusnya masih belum aman dari Virus Korona.

Baca Juga: Memilih Pulang Kampung saat Libur Kuliah, Mahasiswa Ini Selamat dari Virus Korona

''Belum tahu sampai kapan. Jika sudah dinyatakan aman maka kami akan kembali lagi ke China. Sebelum ada ketentuan maka kuliah akan dilakukan secara online setiap hari,'' pungkas Dana.

Sebagaimana diketahui, Kota Xiamen, Provinsi Fujian, China, diduga menjadi salah satu daerah yang terinfeksi virus Korna. Di daerah itu terdapat mahasiswa asal Provinsi Bengkulu, Fardana Kusumah, namanya.

Pria kelahiran 1990 itu, berhasil lolos dari virus korona. Lantaran, sebelum virus korona menyerang di Kota Xiamen, Provinsi Fujian. Pria yang akrab disapa Dana ini memilih untuk pulang ke Indonesia, pada awal Januari 2020.

Dana merupakan salah satu mahasiswa yang menempuh pendidikan di Huaqiau University, Kota Xiamen, Provinsi Fujian, China. Di mana Dana tinggal di Xiamen, sejak September 2019. Dana pulang ke Indonesia, dalam rangka libur sekolah.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini