Pelaku Paedofil Anak di Jawa Timur Seorang Pelatih Beladiri

Muhamad Rizky, Okezone · Jum'at 21 Februari 2020 18:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 21 519 2172248 pelaku-paedofil-anak-di-jawa-timur-seorang-pelatih-beladiri-R4VYcoIOCd.jpg Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - PS (44), tersangka kasus jaringan komunitas paedofil anak sesama jenis di media sosial, merupakan pelatih ektrakulikuler beladiri di sebuah sekolah di Jawa Timur (Jatim).

PS memanfaatkan statusnya sebagai guru untuk memanfaatkan muridnya untuk memuaskan nafsu. "Pelaku, dia penjaga sekolah, dia juga pelatih pramuka dan pelatih beladiri. Ini semua sebagai cara untuk menarik anak-anak didiknya untuk dilakukan sodomi atau dicabuli," kata Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Argo Yuwono saat konfrensi pers di Bareskrim Polri, Jumat (21/2/2020).

Pelaku sudah melakukan perbuatan bejatnya selama 8 tahun. Dari rentang waktu tersebut, total ada 7 anak yang jadi korban.

"Ada sekitar 7 orang anak yang jadi korban yang diakui (tersangka). (Para korban) berumur 6-15 tahun, mereka dicabuli dan disodomi," ucap Argo.

Pelaku sering menggunakan ruang unit kesehatan sekolah (UKS) dan rumah dinas penjaga sekolah untuk melakukan aksi bejatnya. Tersangka mengambil foto dan video yang nantinya disebar di komunitas di Twitter, berisi sesama paedofil untuk bertukar koleksi.

Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)

"Rekaman itu di-upload ke komunitas paedofil di m Twitter dengan followers sekitar 350 akun," ujarnya.

Baca juga: Dittipidsiber Bareskrim Polri Ungkap Komunitas Paedofil Anak di Media Sosial

Sebagaimana diketahui, kasus paedofil ini terungkap oleh Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri bersama dengan The US Immigration and Customs Enforcement (US ICE).

Mereka menemukan jaringan komunitas paedofil anak sesama jenis di Twitter. Polisi menangkap tersangka PS di rumahnya di Jawa Timur pada 12 Februari 2020.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini