nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wabah Virus Korona Menyebar di Iran, Korban Meninggal Keenam Dikonfirmasi

Rahman Asmardika, Jurnalis · Minggu 23 Februari 2020 13:45 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2020 02 23 18 2172846 wabah-virus-korona-menyebar-di-iran-korban-meninggal-keenam-dikonfirmasi-gZXkQ46Diz.jpg Foto: Okezone.

TEHERAN – Kematian keenam akibat virus korona Covid-19 telah dilaporkan di Iran, sementara pihak berwenang di lebih dari selusin provinsi yang terkena dampak memerintahkan penutupan sekolah, universitas, dan pusat kebudayaan dalam upaya mengatasi wabah tersebut.

Gubernur Provinsi Markazi Ali Aghazadeh pada Sabtu, 22 Februari 2020 mengatakan bahwa tes seorang pasien yang baru-baru ini meninggal di pusat kota Arak positif terkena virus itu. Dia mengatakan bahwa almarhum juga menderita masalah jantung.

BACA JUGA: Wanita di Iran Meninggal Diduga Karena Infeksi Virus Korona Covid-19

Hingga saat ini, 28 kasus Covid-19 telah dikonfirmasi di Iran, tetapi tidak segera jelas apakah kematian keenam terjadi di antara kasus-kasus itu. Semua korban yang meninggal dunia dikonfirmasi sebagai warga Iran.

Berdasarkan keterangan Kementerian Kesehatan mengatakan sebagian besar kasus yang dikonfirmasi adalah "warga Qom atau memiliki sejarah datang dan pergi dari Qom ke kota-kota lain".

BACA JUGA: Iran Laporkan 3 Kasus Baru Infeksi Virus Korona

Otoritas Iran telah memerintahkan penutupan sekolah, universitas dan pusat pendidikan lainnya di 14 provinsi: Qom, Markazi, Gilan, Ardabil, Kermanshah, Qazvin, Zanjan, Mazandaran, Golestan, Hamedan, Alborz, Semnan, Kurdistan dan Ibu Kota, Teheran demi mencegah penyebaran infeksi.

Acara-acara seni dan film juga telah di aula-aula di seluruh negeri juga telah dibatalkan menyusul peningkatan jumlah kasus dan kematian akibat virus korona di Iran.

Teheran masih belum mengonfirmasi asal penyebaran wabah tersebut, tetapi pejabat Iran menduga virus itu berasal dari pekerja China yang bekerja di Qom dan telah pulang ke negara asalnya.

"Epidemi virus korona telah dimulai di negara ini," kata Pejabat Kementerian Kesehatan, Minoo Mohraz sebagaimana dilansir kantor berita IRNA yang dilansir Al Jazeera, Minggu (23/2/2020)

"Karena mereka yang terinfeksi di Qom tidak memiliki kontak dengan orang China... sumbernya mungkin adalah pekerja Tiongkok yang bekerja di Qom dan telah melakukan perjalanan ke China," katanya tanpa memberikan bukti atas klaim tersebut.

Sementara itu Lebanon mengumumkan kasus virus korona pertamanya, seorang wanita berusia 45 tahun yang baru saja kembali dari Qom.

Wabah Covid-19 telah menyebar ke sedikitnya 25 negara di luar China, dengan total 78.773 kasus telah dikonfirmasi dengan 2.462 kematian di seluruh dunia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini