Cerita Warga Serang 30 Tahun Tak Punya Jamban untuk Buang Air

Rasyid Ridho , Sindonews · Senin 24 Februari 2020 14:24 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 24 340 2173250 cerita-warga-serang-30-tahun-tak-punya-jamban-untuk-buang-air-cCqEkMDaOj.jpg Warga Serang kini punya jamban setelah 30 tahun buang air di persawahan (Foto : Sindonews/Rasyid)

SERANG - Kebahagiaan tengah menyelimui pasangan suami Dul Panah (50) dan Hayanah (40). Hal itu lantaran mereka mendapat bantuan pembuatan jamban dari pemerintah usai Ibu Negara Iriana menyambangi lokasi tempat tinggalnya.

Untuk diketahui, selama 30 tahun ini, Warga Kampung Kenari, Kelurahan Kasunyatan, Kecamatan Kasemen, Kota Serang itu buang air besar di sawah.

"Sudah 30 tahun buang air besar di sawah, kalau di sini sudah biasa begitu," kata Dul Panah di rumahnya. Senin (24/2/2020).

Dikatakan Dul, penghasilannya dari buruh tani, tidak sanggup membangun jamban yang layak di dalam rumahnya. Sehingga, keluarganya harus pergi ke sawah jika ingin buang air.

Padahal, rumahnya dihuni oleh 12 orang terdiri dari 6 orang anak, 4 cucu dan dua orang mantu yang hidup bersama dan modol (berak) di kebon (dolbon) atau buang air besar sembarangan.

"Enggak punya biaya buat bikinnya, sehari-hari kerja cuma buruh tani. Penghasilan buat hidup sehari-hari saja enggak cukup," ujarnya.

Saat rumahnyya dikunjungi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Dul diminta untuk menjaga kebersihan dan fasilitas yang sudah diberikan oleh pemerintah dan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju.

Baca Juga : Survei Median soal Pilpres 2024, Elektabilitas Prabowo & Anies Paling Tinggi

"Alhumdulilah sekarang sudah punya WC. Ibu Iriana minta buat dijaga jangan rusak, jangan kotor, sama minta jangan buang air ke kebon lagi," kata Dul.

Sekadar diketahui, di Serang, khususnya di Kecamatan Kasemen saat ini terdapat 8.200 kepala keluarga yang belum memiliki jamban salah satunya keluarga Dul Panah.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini