RABAT - Saluran televisi milik pemerintah Algerie 2 mengonfirmasi kasus pertama virus korona di Aljazair.
Wabah virus korona di Aljazair dikonfirmasi setelah seorang pria Italia tiba di Aljazair pada 17 Februari.
"Ada dua pria Italia tetapi hanya satu yang memiliki gejala virus," kata Menteri Kesehatan Aljazair Abderrahmane Benbouzid mengatakan dalam sebuah laporan berita yang disiarkan mengutip Marocco News, Rabu (26/2/2020).
Aljazair adalah negara Afrika kedua yang mencatat kasus Covid-19 setelah Mesir.
Baca juga: Momen Wakil Menteri Kesehatan Iran Alami Gejala Terinfeksi Virus Korona
Baca juga: Kapan Kami Dijemput? Kepulangan WNI di Kapal Diamond Princess Belum Jelas
Sebuah studi baru-baru ini dari jurnal medis Lancet mendaftarkan Aljazair di antara negara-negara Afrika dengan "risiko impor" tertinggi dari China.
Maroko, menurut penelitian ini, termasuk di antara negara-negara dengan "risiko impor moderasi."
Maroko telah menerapkan langkah-langkah pemantauan kesehatan yang ketat di perbatasan di bandara dan pelabuhan untuk mendeteksi kemungkinan kasus. Namun, tidak semua penerbangan dari negara yang terkena dampak virus korona memberlakukan penyaringan suhu tinggi.
Epidemi Covid-19 telah menewaskan lebih dari 2.800 orang di China, tempat virus itu muncul pertama kali pada Desember 2019.
Virus ini telah menyebar setidaknya ke-26 negara termasuk termasuk Italia, Iran, dan Korea Selatan, negara-negara yang melaporkan kasus kematian terbanyak di luar China.
(Rachmat Fahzry)