Salju Merah Darah Selimuti Stasiun Kutub Ukraina di Antartika

Rahman Asmardika, Okezone · Rabu 26 Februari 2020 13:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 02 26 18 2174341 salju-merah-darah-selimuti-stasiun-kutub-ukraina-di-antartika-9iUbKquwrP.jpg Foto: National Antartic Scientific Center.

SEBUAH stasiun kutub milik Ukraina di Antartika seakan berubah menjadi latar belakang sebuah film horor setelah salju di sekitarnya berubah menjadi merah darah. Meski begitu, para ilmuwan di stasiun itu tampaknya tidak terpengaruh dan menawarkan penjelasan mengenai fenomena aneh tersebut.

Foto-foto dari basis penelitian Vernadsky yang di-posting di Facebook oleh Kementerian Pendidikan dan Sains Ukraina, melaporkan bahwa salju itu telah berubah warna selama dua pekan terakhir.

Namun, kementerian meyakinkan para pengikutnya bahwa tidak ada alasan untuk mengkhawatirkan kesejahteraan penduduk stasiun kutub tersebut. Kementerian juga tidak menyebutkan mengenai pertanda buruk.

Menurut keterangan kementerian yang dilansir Russia Today, Rabu (26/2/2020) salju di sekitar stasiun kutub itu berubah warna karena rumput laut kecil dengan lapisan karoten merah yang dikenal sebagai Chlamydomonas Nivalis.

Gulma itu tetap berada jauh di bawah salju di musim dingin, tetapi naik ke permukaan untuk bereproduksi ketika suhu menjadi lebih hangat. Saat ini Antartika sedang mengalami musim panas.

Salju merah bukan fenomena uang unik di Kutub Selatan, dan juga ditemui di Kutub Utara, Pegunungan Alpen dan daerah pegunungan lainnya. Para saksi mata mengatakan baunya seperti semangka.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini