WASHINGTON - Pejabat- kesehatan Amerika Serikat (AS) mengatakan uji klinis pertama untuk pengobatan virus korona baru Covid-19, sedang dilakukan di Nebraska. Uji klinis ini diperkirakan akan mencakup 400 pasien di 50 lokasi di seluruh dunia.
Laporan VOA, Rabu (26/2/2020) menyebutkan, sebagian pasien dalam penelitian internasional itu akan menerima obat anti-viral Remdesivir, sementara sebagian lainnya menerima plasebo. Beberapa kajian lainnya, termasuk yang mengkaji obat yang sama, sudah berlangsung secara internasional.
BACA JUGA: Jumlah Kematian Virus Korona di Seluruh Dunia Capai 2.764
Andre Kalil, yang mengawasi penelitian di Pusat Medis Universitas Nebraska, mengatakan uji klinis itu dikembangkan sebagai tanggapan terhadap wabah virus yang berasal dari China itu.
Pasien penderita virus korona atau COVID-19 yang dirawat di rumah sakit akan memenuhi syarat untuk ikut serta dalam percobaan itu jika mereka sedikitnya memiliki gejala virus tersebut.
BACA JUGA: Pakar AS Sebut Pandemi Virus Korona Covid-19 Tidak Bisa Dihindari
“Tujuannya adalah membantu orang-orang yang paling membutuhkan,’” ujarnya.
Empat belas orang yang dievakuasi dari kapal pesiar di Jepang kini sedang dirawat di Pusat Medis Universitas Nebraska. Dua belas di antara mereka positif mengidap COVID-19.
(Rahman Asmardika)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.