nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Buru Nurhadi, KPK Geledah Rumah Adiknya di Surabaya

iNews TV, Jurnalis · Kamis 27 Februari 2020 08:51 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2020 02 27 519 2174780 buru-nurhadi-kpk-geledah-rumah-adiknya-di-surabaya-4uX8IeJVvP.jpg KPK menggeledah rumah adik Nurhadi, Subhan Nurachman di Surabaya, Jawa Timur (Foto: iNews TV)

SURABAYA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memburu mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi Abdurachman yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Tim KPK bergerak ke rumah keluarga Nurhadi di Surabaya, Jawa Timur.

Di rumah mewah yang berada di kawasan Perumahan Pandugo I, Kecamatan Rungkut Surabaya, sebanyak sepuluh anggota KPK melakukan penggeledahan pada Rabu 26 Februari 2020. Proses penggeledahan dikawal personel Polda Jawa Timur.

Selama lebih dari dua jam, KPK memeriksa rumah mewah milik Subhan Nurachman ini. Sejumlah berkas dan kardus serta koper terlihat dibawa anggota KPK seusai melakukan pemeriksaan di dalam rumah berlantai dua milik adik Nurhadi itu.

Baca Juga: KPK Geledah Rumah Mertua Nurhadi di Tulungagung

Subhan Nurachman

KPK menggeledah rumah tersebut karena masih ada hubungan keluarga dengan DPO Nurhadi. Usai meninggalkan rumah keluarga Nurhadi, KPK juga menyebarkan foto-foto Nurhadi dan meminta siapa pun termasuk petugas keamanan perumahan untuk melaporkan apabila mengetahui atau melihat keberadaan Nurhadi.

"Jadi, malam ini tidak diketemukan apa-apa. Kalau koper itu memang isinya Laptob, minuman, makanan, snack, yang dibawa KPK dimasukan ke kopernya," ujar Subhan Nurachman.

Sementara Subhan mengklaim tidak ada berkas apapun yang dibawa tim KPK. Adapun pemeriksaan dilakukan KPK, diakui Subhan karena dirinya merupakan adik Nurhadi.

Sebelum mendatangi rumah keluarga Nurhadi, KPK sehari sebelumnya juga telah mendatangi dan memeriksa kantor advokat, termasuk memeriksa rumah keluarga Nurhadi di Tulungagung. Sebelumnya, KPK telah memasukkan nama mantan Sekretaris MA Nurhadi Abdurachman dalam DPO.

Baca Juga: KPK Sita HP dan Dokumen Usai Geledah Kantor Pengacara Adik Istri Nurhadi

Nurhadi diduga menerima suap dan gratifikasi dengan nilai Rp46 miliar terkait penanganan perkara di MA. Ada tiga perkara yang terkait Nurhadi yakni, kasus perdata PT MIT melawan PT Kawasan Berikat Nusantara. Kemudian, Kasus sengketa saham di PT MIT dan gratifikasi terkait sejumlah perkara di pengadilan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini