PALEMBANG - Keberangkatan jamaah umrah yang transit dari Malaysia atau Singapura dipastikan gagal untuk terbang ke Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.
Hal ini buntut ditutupnya akses oleh pemerintah Arab Saudi demi meminimalisir penyebaran Virus Covid- 19 (Korona).
Meskipun kepalang sudah berada di negara Malaysia dan Singapura, para jamaah ini harus rela dipulangkan kembali ke Indonesia. Menanggapi hal tersebut, agen travel yang membawa para jamaah ini berjanji tidak akan memungut biaya tambahan.
"Ada 43 jamaah kita yang kemarin seharusnya ke Jeddah. Tapi memang penerbangan kita transit di Singapura. Tiga jam menunggu kami tertahan di Singapura karena tidak boleh melanjutkan ke Jeddah. Kami langsung beli tiket untuk kepulangan 43 jamaah ke Palembang," kata pemilik Nida Utama Sejahtera Travel Tour, Daud Padamulya.
Baca Juga: Transit di Malaysia, Jamaah Umrah Asal Indonesia Gagal ke Jeddah
Daud mengatakan, meski tidak menginapkan jamaah dari travel umrahnya, pihaknya mengaku ikhlas menggunakan dana pribadi demi kepentingan jamaah supaya bisa pulang ke Palembang.
"Kita yang membeli tiket. Ini resiko travel, tapi akan kita tagihkan lagi ke pemerintah. Biarlah nanti pemerintah yang urus bersama maskapai akan kita re-schedule kembali, hasil rapat dengan Kemenag akan diberangkatkan kembali tanpa memungut uang sepeserpun. Kita pastikan jamaah tidak keluar uang lagi," jelas Daud.
(Khafid Mardiyansyah)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.