Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Siaga Virus Korona, Pemprov Jambi Buka Hotline Crisis Center

Azhari Sultan , Jurnalis-Selasa, 03 Maret 2020 |10:37 WIB
 Siaga Virus Korona, Pemprov Jambi Buka Hotline Crisis Center
Foto Ilustrasi Okezone
A
A
A

JAMBI - Gubernur Jambi, Fachrori Umar mengimbau kepada semua masyarakat Provinsi Jambi untuk meningkatkan kesiagaan terhadap virus korona. Dia pun berharap, masyarakat tidak panik.

“Kita semua harus meningkatkan kesiagaan terhadap virus korona, namun masyarakat jangan sampai panik,” harap Fachrori, Selasa (3/3/2020).

 Baca juga: Istana Pantau Perkembangan 2 Warga Depok Positif Terinfeksi Korona

Untuk itu, Fachrori menginstruksikan Dinas Kesehatan Provinsi Jambi dan semua pihak terkait untuk meningkatkan deteksi dan respon cepat terhadap informasi gejala penyakit yang mirip virus korona atau dicurigai korona.

"Saat ini Pemerintah Provinsi Jambi melalui Dinas Kesehatan sudah menyediakan Hotline Crisis Centre di nomor 0813 6685 1361 yang bertempat di Dinas Kesehatan Provinsi Jambi," ujarnya.

Selain itu, Fachrori juga mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi jika ada gejala yang dicurigai virus korona.

 Baca juga: 2 WNI Positif Korona, Pemerintah Siapkan 100 Rumah Sakit

Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah, mengatakan masyarakat yang dicurigai terinveksi virus korona, akan dilayani di fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) di Puskesmas dan rumah sakit di kabupaten/kota, sedangkan pengobatan rujukan di Rumah Sakit Umum Raden Mattaher Jambi.

Pihak Rumah Sakit Raden Mattaher, tuturnya, telah menyiapkan 2 kamar dengan 8 unit tempat tidur utuk penanganan suspect (dicurigai) terinveksi virus korona.

(Awaludin)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement