BALIKPAPAN - Pemerintah Kota Balikpapan melalui dinas Kesehatan Kota Balikpapan saat sedang melakukan observasi kepada empat warga Balikpapan yang diduga suspect virus korona.
Mereka dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Kanudjoso Djatiwibowo, Balikpapan sejak Senin 2 Maret 2020.
"Belum ada perkembangan terkini, yang 4 diobservasi belum tentu terinveksi covid 19 corona, " kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, dr Sri Andi Juliarty kepada wartawan, Selasa (3/3/2020).
Baca juga: Siaga Virus Korona, Pemprov Jambi Buka Hotline Crisis Center
Dia meminta masyarakat untuk tidak panik terhadap kasus korona di Indonesia. Sebab pemerintah telah melakukan langkah-langkah penanganan kasus termasuk pencegahannya.
Sementara Kepala BPJS Kesehatan Balikpapan Sugiyanto memastikan, bahwa pembiayaan pasien korona ditanggung Kementerian Kesehatan dan Pemda. Hal ini sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 82 tahun 2018 tentang jaminan kesehatan.
"Kalau untuk kedaaan darurat, penyebaran wabah itu ditanggung Kementerian Kesehatan dan Pemda. Tidak ditanggung Bpjs kesehatan untuk menghindari pendanaan ganda, " katanya.
Baca juga: Tangkal Virus Korona, Istana Cek Suhu Tubuh Seluruh Pengunjung
Namun, bagi pasien yang masih dalam status suspect masih ditanggung Bpjs kesehatan.
"Masyarakat tidak perlu panik karena sudah ditangani sesuai standar kesehatan Internasional, " imbuhnya.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.