Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ganjar: Kalau Ada Korona, Kapal Viking Sun Tak Boleh Merapat ke Semarang

Taufik Budi , Jurnalis-Kamis, 05 Maret 2020 |12:18 WIB
Ganjar: Kalau Ada Korona, Kapal Viking Sun Tak Boleh Merapat ke Semarang
Ganjar Pranowo. (Foto: Istimewa)
A
A
A

SEMARANG - Kapal Pesiar Viking Sun berbendera Norwegia yang membawa 1.600 wisatawan tertahan di tengah perairan Semarang. Kapal tidak bisa merapat karena masih dalam pemeriksaan kesehatan terkait virus korona (Covid-19).

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan, saat ini pihak medis Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) sedang melakukan pengecekan. Tidak hanya penumpang kapal, namun KKP juga melakukan pengecekan terhadap awak kapal.

"Sudah dicek, KKP sudah bekerja dan mudah-mudahan hari ini ada hasilnya. Saya minta hasil pengecekan segera diserahkan kepada Wali Kota Semarang (Hendrar Prihadi), agar dirapatkan dan segera diambil keputusan," kata Ganjar ditemui usai meninjau Gedung Balai Kesehatan Masyarakat di Tegal, Kamis (5/3/2020).

Ganjar berharap semua wisatawan yang ada di kapal pesiar itu dalam kondisi sehat. Namun jika ada yang diduga terpapar korona, maka pihaknya menegaskan bahwa kapal dilarang bersandar ke pelabuhan.

Ilustrasi. (Foto: Okezone)

"Kalau ada yang suspect korona, jelas kapal tidak boleh merapat. Seluruh penumpang harus dikarantina selama 14 hari sesuai SOP kita. Kalau tidak mau, silakan berlayar pulang ke tempat asal," ujarnya.

Pengecekan terhadap penumpang kapal pesiar Viking Sun, adalah protokol keamanan di Jawa Tengah. Pihaknya meminta semua hati-hati, tapi tidak boleh paranoid dan ketakutan.

Baca juga: Pemprov Jambi Siapkan 707.800 Masker Gratis, tapi Hanya untuk Warga Sakit

"Kalau hasil pengecekan menyatakan semua wisatawan di kapal pesiar itu sehat, maka Pemkot Semarang saya minta agar mereka di-guide dengan baik mau piknik ke mana. Kalau mereka sehat, maka saya ingin agar pariwisata bisa tetap dikelola. Ndak usah takut," ucapnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kapal pesiar Viking Sun yang membawa 1.600 wisatawan hendak merapat ke Pelabuhan Tanjung Emas Kota Semarang. Kapal sampai saat ini belum merapat karena masih dalam pemantauan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

Kapal tersebut berangkat dari Darwin, Australia kemudian ke Labuan Bajo, setelah itu kapal menuju Semarang. Rencananya setelah itu ke Surabaya dan Bali. Namun Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini menolak kapal itu bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak. Alasannya, diduga ada dua wisatawan di kapal itu yang terjangkit virus korona.

(Qur'anul Hidayat)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement