Gunung Semeru Tetap Berstatus Waspada meski Aktivitasnya Meningkat

Avirista Midaada, Okezone · Jum'at 06 Maret 2020 17:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 06 519 2179311 gunung-semeru-tetap-berstatus-waspada-meski-aktivitasnya-meningkat-GlBBfbJ899.jpg Gunung Semeru alami peningkatan aktivitas vulkanis. (Foto: Ist/BPBD Lumajang)

LUMAJANG – Gunung Semeru kian menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanis sepanjang Kamis 5 Maret 2020. Selain letupan lava dari mulut kawah, aktivitas kegempaan dari gunung tertinggi di Pulau Jawa itu juga mengalami peningkatan.

Kepala Bidang Pencegahan, Kesiapsiagaan, dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang Wawan Hadi menyebutkan bahwa berdasarkan laporan Posko Pengamatan Gunung Semeru setidaknya terjadi 133 kali letusan.

Baca juga: Gunung Semeru Keluarkan Lava, BPBD Minta Warga Waspada 

"Berdasarkan data Pos Pengamatan Gunung Api Gunung Semeru sepanjang Kamis kemarin terjadi 133 kali letusan dan Rabu terjadi 61 kali letusan," ungkap Wawan Hadi saat dikonfirmasi, Jumat (6/3/2020) sore.

Selain letusan, berdasarkan pengamatan Posko Gunung Semeru diketahui ada 2 kali guguran lava, 3 kali gempa tremor, dan 1 kali tektonik jauh sepanjang Kamis 5 Maret.

Berdasarkan laporan, Gunung Semeru juga mengeluarkan asap putih tebal 1 kali setinggi 200 meter yang berembus ke arah utara pada Kamis kemarin.

Tidak hanya itu, tampak ada api diam setinggi 50 meter yang jelas ketika malam hari.

"Guguran lava pijar teramati 8 kali dengan jarak luncur 300 sampai 1.000 meter ke arah Besuk Bang dan Besuk Kembar," tutur Wawan.

Baca juga: Gunung Semeru Diguncang 133 Gempa Letusan, Status Waspada 

Meski demikian, belum ada peningkatan status Gunung Semeru yang dilakukan pihak BPBD Kabupaten Lumajang.

"Belum ada peningkatan status, status Gunung Semeru masih Waspada di Level II. Kami tetap mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan aktivitas di radius 4 kilometer lereng selatan dan tenggara Semeru," tukasnya.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini