Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Penyelenggara Pertimbangkan Usulan Tunda Formula E Imbas Isu Korona

Fadel Prayoga , Jurnalis-Sabtu, 07 Maret 2020 |15:04 WIB
Penyelenggara Pertimbangkan Usulan Tunda Formula E Imbas Isu Korona
Ilustrasi
A
A
A

JAKARTA - Sejumlah pihak mengusulkan Pemprov DKI Jakarta untuk menunda rencana menggelar balapan Formula E yang rencanannya akan digelar pada 6 Juni 2020 mendatang.

Hal itu dikarenakan kondisi di Ibu Kota sedang tak kondusif lantaran adanya serangan virus korona (COVID-19).

Director of Communication and Sustainability, Formula E Jakarta, Felicia Idama menyatakan pihaknya sedang mempertimbangkan segala masukan dan usulan terkait keberlangsungan perhelatan balapan mobil listrik tersebut.

"Kami sangat memerhatikan kondisi ini (korona), sehingga menjadi pertimbangan-pertimbangan penting terhadap Jakarta E-Prix," kata Felicia dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/3/2020).

Ia mengaku terus melakukan komunikasi intensif bersama para pemangku kepentingan guna memantau situasi terkait COVID-19.

“Kami memercayai penanganan terbaik dilakukan bahu membahu oleh semua pihak. Pemerintah Indonesia menguatkan kebersamaan kita sebagai bangsa, kami ambil bagian di dalamnya,” ujarnya.

Baca Juga: PKS Tanggapi Rencana Penundaan Ajang Formula E di Jakarta Karena Korona

Selain itu, lanjut dia, pihaknya pun terus berkoordinasi dengan Formula E Operations (FEO) selaku pemegang lisensi kompetisi tersebut.

"Di dalam negeri, kami memonitor dengan seksama semua kebijakan Pemerintah. Selain itu komunikasi dan koordinasi dengan Dinas Kesehatan DKI kami tingkatkan hingga level tertinggi," katanya.

Sejauh ini, sudah ada dua negara yang menyatakan untuk menunda penyelenggaraan Formula E terkait virus korona, yaitu China dan Italia.

"Sanya E-Prix di China yang tadinya akan digelar pada 21 Maret 2020 dan Rome E-Prix di Roma, Italia, pada 4 April 2020," kata dia.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement