Ganjar Sebut Tak Perlu Satgas Khusus untuk Tangani Korona

Taufik Budi, Okezone · Sabtu 07 Maret 2020 18:32 WIB
https: img.okezone.com content 2020 03 07 512 2179777 ganjar-sebut-tak-perlu-satgas-khusus-untuk-tangani-korona-1VulKvgQLt.jpg Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (foto: Dokumentasi Humas Pemprov Jateng)

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut tak perlu membentuk tim khusus atau satuan tugas (satgas) khusus untuk menangani merebaknya virus korona di Indonesia. Selama ini, petugas medis telah memberikan pelayanan kesehatan secara baik termasuk penunjukan rumah sakit rujukan.

"Enggak (perlu), ngapain tim khusus? Dokternya itu khusus tiap hari sebenarnya," kata Ganjar kepada awak media, Jumat 6 Maret.

Baca Juga: DPR Usulkan Pemerintah Bentuk Satgas Virus Korona 

Antisipasi Penyebaran Virus Korona, Pengunjung Mall Dicek Suhu Tubuh

"Itu embedded (mencocokkan tugas dan fungsi), bahwa kita kemudian memantau semacam tugas tambahan, iya," tegas Ganjar.

Dia pun memastikan, kesiapan pemerintah maupun petugas medis untuk menangani pasien yang diduga terpapar virus korona atau Covid-19. Sebagai persiapan, telah dilakukan simulasi secara terpadu dengan mulai dari bandara hingga pasien dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang.

"Jadi sebelum kejadian ini, kayanya yang melakukan simulasi pertama itu Jawa Tengah. Malah ada yang potong di medsos dan potong judul simulasi, seolah-olah ada (pasien) yang meninggal beneran. Padahal tidak," terangnya.

"Kita dari saat itu tidak perlu tim khusus, buat saya. Bahwa ada yang mengendalikan protokol kesehatan, kedokteran, ini teman-teman sudah paham betul, karena kita punya pengalaman (penanganan) MERS dan SARS," pungkasnya.

Sekadar diketahui, daerah yang membentuk tim khusus untuk penanganan virus korona adalah DKI Jakarta. Tim itu dipimpin oleh asisten Kesra dan beranggotakan Dinas Kesehatan, Dinas Kominfotik, BPBD, Kesbangpol, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Biro Perekonomian.

Selain itu, Anggota Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini mengusulkan pemerintah membentuk satuan tugas (satgas) penanganan virus korona (Covid-19). Satgas ini dapat mempercepat deteksi WNI yang dicurigai terpapar virus tersebut.

"Saya mengusulkan pemerintah buat satgas untuk mempercepat kerja di lapangan terutama menemukan warga yang terduga virus korona, case finding," kata Yahya saat dihubungi Okezone.

Baca Juga: Gadis ABG Sempat Sembunyikan Bocah 5 Tahun di Ember Usai Dibunuh


(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini