Ia mengatakan, hingga saat ini tercatat 64 orang statusnya masih dalam pemantauan dan 56 diawasi. Dari total itu masih belum bisa dipastikan apakah mereka positif terinfeksi penyakit asal Wuhan, China tersebut.
"Dinas kesehatan DKI Jakarta telah punya satu posko dan sampai dengan saat ini jumlah penelpon yang telah mengontak posko sejumlah 3.580 orang," ujarnya.
Ia mengaku juga terus melakukan sosialisasi mengenai Covid-19 di berbagai tempat dan kesempatan, di antaranya sosialisasi di sekolah-sekolah dan pusat perbelanjaan.
“Kami telah memanfaatkan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) untuk sosialisasi Covid-19 dengan menitikberatkan pada gerakan ‘Cuci Tangan dengan Sabun’," katanya.
Sebelumnya, dua warga negara Indonesia (WNI) kembali dinyatakan positif terinfeksi virus korona (Covid-19). Total saat ini ada enam orang WNI positif virus ini.