"Biasanya mereka enggan memeriksakan atau dibawa ke rumah sakit. Soalnya pas hari ke lima demamnya turun. Mereka mengira sudah baikan. Padahal di hari ke enam itu akan naik demamnya," jelas Nanang.
Masih kata Nanang, pihaknya sudah melakukan beberapa upaya untuk mencehah terjadinya penyakit DBD. Salah satunya yakni, menyiagakan satu orang jumantik (juru pemantau jentik) di setiap rumah di Kabupaten Cirebon.
Dirinya mengimbau kepada masyarakat, supaya lebih memperhatikan kondisi lingkungan di sekitar rumah. Ia meminta agar masyarakat harus memeriksa tempat-tempat yang bisa menjadi habitat hidup jentik nyamuk. Seperti bak mandi, ember air, dan lainnya. Selain itu, Nanang juga menyarankan supaya masyarakat bisa menanam tanaman seperti lavender dan lainnya yang bisa mengusir nyamuk.
"Masyarakat harus selalu waspada dan memperhatikan kondisi lingkungannya. Kami sudah ada jumantik di setiap rumah," ucap dia.
(Awaludin)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.