Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Mensos Fokus Bangun Balai Berstandar Internasional

Wilda Fajriah , Jurnalis-Rabu, 11 Maret 2020 |07:40 WIB
Mensos Fokus Bangun Balai Berstandar Internasional
Mensos Juliari P Batubara lakukan kunjungan ke balai rehabilitasi (Foto: Kemensos RI)
A
A
A

Kemensos Hadir, kini Kami Sudah Berdikari

Kemensos hadir melaksanakan rehabilitasi sosial tingkat lanjut bagi Penyandang Disabilitas Mental meliputi Bantuan Bertujuan (BanTu), Terapi (Terapi Fisik, Psikososial, Spiritual, dan Penghidupan), Perawatan Sosial dan Dukungan Keluarga. Ini menjadi komponen dari arah baru kebijakan rehabilitasi sosial yaitu, Program Rehabilitasi Sosial 5 Klaster New Platform (PROGRES 5.0 NP).

Salah satu terapi telah sukses menghantarkan para penerima pelayanan Balai Phala Martha menjadi mandiri yaitu terapi penghidupan melalui beberapa keterampilan. Mulai dari keterampilan pembuatan telur asin, sumpia, hingga pembuatan keset dari kain perca. Telur asin dan sumpia telah dipasarkan di beberapa kesempatan pameran, kunjungan instansi pemerintah maupun swasta ke balai hingga ke supermarket di daerah Sukabumi.

Balai pun memberikan praktik belajar kerja ke beberapa tempat sesuai dengan terapi penghidupan yang disediakan. Misalnya praktik kerja ke industri pengolahan pangan dan perkantoran ataupun jasa pengetikan.

Balai Phala Martha di Sukabumi telah membuktikan pelayanan optimal sesuai arahan Mensos dengan mencetak para penerima pelayanan yang telah mandiri setelah menjalankan rehabilitasi di balai. Salah satunya yang mencengangkan adalah Riska, seorang pengidap skizofrenia yang kini mampu mengumpulkan omset mencapai Rp10 juta per bulan dari hasil penjualan pempek ikan tenggiri, yogurt dan sari lemon.

Apa yang dirasakannya saat ini tak serta merta terwujud. Riska meretas sukses dari bawah. Yakni dari berjualan keliling sampai kini sudah memiliki kios sendiri di koperasi SMAN 13 Depok. Kesuksesannya terbukti mampu menghapus stigma negatif masyarakat terhadap penyandang disabilitas mental.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement